Sudah setahun berlalu, dan Nikita Mirzani masih harus menghadapi dinginnya tembok tahanan. Kasus pemerasan yang menjeratnya, bermula dari komunikasi dengan Reza Gladis, terus berlanjut di persidangan. Waktu satu tahun itu terasa panjang, dan dampaknya bagi Nikita ternyata sangat besar.
Kerugiannya tidak main-main. Dari sisi materi, sampai peluang karier yang tiba-tiba terpaksa berhenti. Semuanya ikut mandek.
Galih Rakasiwi, kuasa hukum Nikita, bicara blak-blakan soal angka. Menurut dia, kerugian yang diderita kliennya bisa dibilang fantastis. "Untuk total kerugian ya kalau dihitung luar biasa ya," ujar Galih saat ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (3/3/2026) lalu.
Ia lalu merinci, "Secara bukti-bukti yang kami hadirlan kemarin itu, pada saat pembuktian daripada para pengguggat itu ada beberapa penghasilan yang pernah disampaikan pleh rekan kami sebelumnya."
Angkanya bukan asal-asalan. Galih menegaskan pihaknya sudah menyiapkan sejumlah bukti di sidang. Ambil contoh, pendapatan Nikita sebagai brand ambassador saja bisa mencapai 4 miliar rupiah per tahun. Itu belum termasuk kontrak harian atau bulanan yang lain.
"Ya kalau di total-total sampai dengan sekarang bisa lebih dari 200 Miliar," ungkapnya tegas.
Menurut Galih, posisi brand ambassador cuma satu sumber. Masih banyak pemasukan lain yang ikut terpangkas selama Nikita mendekam. "Untuk kerugian-kerugian tadi jika di taksir bisa jadi lebih dari 200 Miliar," katanya lagi.
Tapi, fokus mereka tetap pada gugatan yang diajukan. "Tapi kan kita fokus pada gugatan kita itu sesuai dengan apa yang kami gugat. Jadi istilahnya kami yang menggugat, kami yang membuktikan," tuturnya.
Artikel Terkait
OJK Catat Kredit Perbankan Tumbuh 9,96% di Awal 2026, Kredit Investasi Melonjak 22,38%
Menteri Kehutanan Pimpin Langkah Awal Reforestasi 2.557 Hektare di Tesso Nilo
KPK Periksa Kembali Kadis Bekasi Terkait Aliran Dana ke Mantan Bupati
Sekjen Kemendagri Ingatkan Kewaspadaan Harga Pangan hingga Lebaran 2026