Jimmy Cliff, Raja Reggae yang Menembus Batas, Tutup Usia di 81 Tahun

- Selasa, 25 November 2025 | 14:10 WIB
Jimmy Cliff, Raja Reggae yang Menembus Batas, Tutup Usia di 81 Tahun

Dunia Berduka, Legenda Reggae Jimmy Cliff Tutup Usia

Kabar duka datang dari dunia musik. Jimmy Cliff, salah satu ikon terbesar reggae, telah meninggal dunia pada hari Senin lalu. Ia menghembuskan napas terakhir di usia 81 tahun.

Kabar ini pertama kali disampaikan oleh sang istri, Latifa Chambers, lewat unggahan di media sosial. Suasana duka jelas terasa dalam tulisannya.

Dia menulis dengan nada pilu, "Dengan perasaan sedih yang amat dalam, saya harus memberitahukan bahwa suami saya, Jimmy Cliff, telah berpulang. Penyebabnya adalah kejang yang kemudian disusul pneumonia."

Chambers juga menyampaikan rasa terima kasihnya. "Kepada keluarga, sahabat, sesama musisi, dan semua yang pernah berbagi perjalanan hidupnya terima kasih. Untuk para penggemar setianya di seluruh penjuru dunia, ketahuilah bahwa dukungan kalian adalah sumber kekuatannya selama berkarya."

Jimmy Cliff bukan sekadar musisi biasa. Pria asal Jamaika ini adalah sosok multi-talenta; penyanyi, penulis lagu, pemain berbagai alat musik, sekaligus aktor. Namanya sering disebut sebagai salah satu pilar yang berhasil membawa suara reggae melintas batas negara.

Perjalanannya dimulai dari Saint James Parish. Bakat musiknya sudah terlihat sejak kecil, bahkan ia sudah mulai menulis lagu saat masih duduk di bangku sekolah dasar. Di usia belia 14 tahun, ia memutuskan pindah ke Kingston. Tak butuh waktu lama, lagu pertamanya, "Hurricane Hattie", langsung meledak di tingkat nasional.

Namun begitu, panggung internasional baru benar-benar terbuka setelah penampilan epiknya di World's Fair 1964 di New York. Momen itu mengantarnya pada kontrak dengan Island Records dan membawanya hijrah ke Inggris.

Album-album di era 60-an seperti Hard Road to Travel dan Wonderful World, Beautiful People langsung disambut hangat. Tapi terobosan terbesarnya terjadi tahun 1972, saat ia membintangi film kultus The Harder They Come.

Film itu bukan hanya sukses, tapi menjadi pintu gerbang reggae ke dunia. Soundtrack-nya, yang diisi banyak lagu Cliff, ikut melambung. Lagu-lagu seperti "Many Rivers to Cross", "You Can Get It If You Really Want", dan "The Harder They Come" pun melekat di telinga penggemar global.

Kini, sang legenda telah pergi. Tapi warisan musiknya akan terus bergema.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar