Video yang beredar di media sosial cukup mengejutkan. Tampak kereta cepat Whoosh, yang biasa melesat antara Jakarta dan Bandung, terpaksa berhenti di jalur layang sekitar Kopo. Bukan insiden kecil, kejadian ini langsung direspons oleh pengelola, PT KCIC.
Menurut Eva Chairunisa, Corporate Secretary KCIC, perhentian darurat itu terjadi Jumat lalu. Lokasinya persis di KM 126 383, dekat wilayah Kopo. Penyebabnya? Cuaca ekstrem yang melanda Bandung saat itu.
"Ini kejadian Jumat lalu sewaktu ada kondisi cuaca ekstrem wilayah Bandung," jelas Eva kepada awak media pada Minggu (5/4).
"Ada beberapa benda asing yang terbawa angin ke jalur Whoosh sehingga harus disterilkan jalurnya," tambahnya.
Kereta yang terdampak adalah KA G1046 dengan rute Tegalluar Summarecon menuju Halim. Perjalanannya terhenti sekitar pukul 16.45 WIB. Untungnya, sistem sensor canggih Whoosh sudah lebih dulu mendeteksi keberadaan benda asing itu di rel.
Eva menegaskan, penghentian ini semata-mata untuk memastikan keselamatan penumpang. "Sebelumnya, sistem sensor telah mendeteksi keberadaan benda tersebut sehingga dapat diantisipasi dan tidak membahayakan perjalanan," katanya.
Proses penanganannya ternyata cepat sekali. Hanya butuh tiga menit. Pukul 16.48 WIB, semua sudah bersih dan aman.
Dan pada pukul 16.49 WIB, Whoosh pun kembali melaju. Operasional kembali normal tanpa ada keterlambatan yang berarti. "Operasional Whoosh tetap aman dan berjalan normal tanpa keterlambatan signifikan," pungkas Eva.
Artikel Terkait
Libur Nasional Juni 2026: Dua Tanggal Merah dan Potensi Long Weekend
Balita Tewas Ditusuk Belasan Kali di Bekasi, Pelaku Diduga Paman ODGJ yang Tak Minum Obat
Lonjakan Volume Kendaraan di Tol MBZ Tembus 48.655 Unit saat Libur Iduladha
Prabowo Sambut Positif Pembentukan Dewan Bisnis Tingkat Tinggi Indonesia-Prancis