Kasus dugaan pelecehan dan kekerasan di pelatnas panjat tebing akhirnya mendapat respons tegas. Menpora Erick Thohir tak main-main, dia langsung mengawal investigasi internal Federasi Panjat Tebing Indonesia. Kalau terbukti, pelaku harus terima sanksi berat. Langkah ini pun diamini oleh Ketua Umum NOC Indonesia, Raja Sapta Oktohari.
Bagi Okto sapaan akrabnya ini perkara serius yang mesti ditangani secara obyektif. Di pelatnas, segala bentuk kekerasan, pelecehan, atau intimidasi seharusnya tak punya tempat. Ruang itu kan dibuat untuk atlet berkembang dengan aman, bukan untuk diteror.
"Saya prihatin sekali mendengar kabar ini terjadi di pelatnas," ujar Okto dalam keterangan tertulisnya, Selasa (3/3/2026).
"NOC Indonesia mendukung penuh komitmen Menpora Erick Thohir. Kasus ini harus diusut tuntas, transparan, dan adil. Lingkungan pelatnas wajib jadi ruang aman. Atlet harus merasa dilindungi, dihormati, dan bisa fokus berprestasi."
Tak cuma sekadar dukungan, NOC Indonesia turun tangan. Mereka mengerahkan Safeguarding Task Force untuk mengawal proses investigasi. Ini bagian dari komitmen lebih luas untuk menciptakan ekosistem olahraga yang benar-benar aman.
Okto menjelaskan, program safeguarding sebenarnya sudah dijalankan sejak 2024. Ini bukan proyek dadakan, melainkan langkah sistematis yang menjadi tanggung jawab moral mereka. Intinya sederhana: memastikan setiap atlet bisa berlatih dan tumbuh dalam lingkungan yang bebas dari ancaman, apa pun bentuknya.
Upaya lain yang dilakukan adalah dengan mengirim surat resmi ke seluruh federasi olahraga anggota. Tujuannya jelas, agar edukasi dan penerapan kebijakan safeguarding berjalan konsisten di semua cabang.
"Kami berkoordinasi intens dengan FPTI, Kemenpora, dan federasi lain. Soal kekerasan seksual, kami tak kenal kompromi," tegasnya.
Menurut Okto, kasus ini harus jadi pengingat bagi semua pihak. Sistem pencegahan, edukasi, dan mekanisme pelaporan yang aman harus diperkuat. "NOC Indonesia berkomitmen mendukung langkah strategis pemerintah untuk menciptakan ekosistem olahraga yang berintegritas dan bebas kekerasan," pungkas Raja Sapta Oktohari.
Artikel Terkait
Pemkot Semarang Targetkan Perwal BOP Rp25 Juta per RT Rampung dalam Tiga Pekan
Iran Buka Kembali Wilayah Udara Secara Bertahap Usai Konflik
Iran Buka Kembali Penerbangan Internasional, Dimulai dari Bandara Mashhad
Iran Buka Kembali Wilayah Udara Secara Bertahap Usai Konflik Mereda