Kasus dugaan pelecehan dan kekerasan di pelatnas panjat tebing akhirnya mendapat respons tegas. Menpora Erick Thohir tak main-main, dia langsung mengawal investigasi internal Federasi Panjat Tebing Indonesia. Kalau terbukti, pelaku harus terima sanksi berat. Langkah ini pun diamini oleh Ketua Umum NOC Indonesia, Raja Sapta Oktohari.
Bagi Okto sapaan akrabnya ini perkara serius yang mesti ditangani secara obyektif. Di pelatnas, segala bentuk kekerasan, pelecehan, atau intimidasi seharusnya tak punya tempat. Ruang itu kan dibuat untuk atlet berkembang dengan aman, bukan untuk diteror.
"Saya prihatin sekali mendengar kabar ini terjadi di pelatnas," ujar Okto dalam keterangan tertulisnya, Selasa (3/3/2026).
"NOC Indonesia mendukung penuh komitmen Menpora Erick Thohir. Kasus ini harus diusut tuntas, transparan, dan adil. Lingkungan pelatnas wajib jadi ruang aman. Atlet harus merasa dilindungi, dihormati, dan bisa fokus berprestasi."
Tak cuma sekadar dukungan, NOC Indonesia turun tangan. Mereka mengerahkan Safeguarding Task Force untuk mengawal proses investigasi. Ini bagian dari komitmen lebih luas untuk menciptakan ekosistem olahraga yang benar-benar aman.
Artikel Terkait
OJK Catat Kredit Perbankan Tumbuh 9,96% di Awal 2026, Kredit Investasi Melonjak 22,38%
Menteri Kehutanan Pimpin Langkah Awal Reforestasi 2.557 Hektare di Tesso Nilo
KPK Periksa Kembali Kadis Bekasi Terkait Aliran Dana ke Mantan Bupati
Sekjen Kemendagri Ingatkan Kewaspadaan Harga Pangan hingga Lebaran 2026