SEMARANG Bagi PSIS, perjalanan ke Balikpapan ini lebih dari sekadar laga tandang biasa. Rasanya seperti perjalanan menuju penentuan nasib. Nasib satu musim yang panjang dan melelahkan.
Zona merah di klasemen Pegadaian Championship masih terlalu dekat. Bayangannya selalu ada, mengintai. Makanya, setiap pertandingan sekarang terasa seperti final kecil. Tiga poin bukan lagi sekadar angka, tapi penentu arah masa depan klub.
Nah, duel kontra Persiba Balikpapan di Stadion Batakan, Minggu (1/3) nanti, punya makna yang jauh lebih dalam. Ini adalah kesempatan emas. Kesempatan untuk keluar dari tekanan yang sudah menghantui sejak awal musim.
Manajemen PSIS paham betul situasi genting ini.
Mereka tak cuma diam. Menjelang keberangkatan, ada suntikan motivasi khusus yang diberikan: bonus tambahan jika tim berhasil pulang dengan kemenangan dari Balikpapan.
Moch. Reza Handhika, Asisten Manajer PSIS, menegaskan bahwa langkah ini bukan cuma soal uang. Ini lebih ke bentuk dukungan moral buat seluruh elemen tim, dari pemain sampai staf.
“Manajemen berkomitmen menyiapkan bonus spesial bagi seluruh elemen tim jika mampu meraih kemenangan,” ucap Reza.
Di sepak bola modern, bonus mungkin hal biasa. Tapi coba lihat konteksnya. Saat sebuah tim berjuang mati-matian menghindari jurang degradasi, bonus seperti itu punya arti lain. Ia jadi simbol kepercayaan. Isyarat bahwa klub masih berdiri tegak di belakang anak-anak asuhnya.
Pesan yang disampaikan sederhana: kita berjuang bersama.
PSIS berangkat dengan modal psikologis yang cukup bagus, sih. Atmosfer ruang ganti mereka membaik setelah hasil positif di laga sebelumnya. Pelatih Andri Ramawi melihat sendiri perubahan itu pada anak buahnya.
“Secara psikis dan kondisi umum tim sangat baik,” kata Ramawi.
Tapi dia cepat-cepat memberi catatan.
Percaya diri boleh, terlena jangan.
Soalnya, lawan mereka, Persiba, juga sedang lapar. Hasil kurang maksimal dalam dua laga terakhir bikin mereka ngamuk, apalagi bakal main di kandang sendiri. Stadion Batakan terkenal sebagai kuburan bagi tim tamu. Tekanan suporter, atmosfer malam, plus energi tuan rumah sering bikin segalanya berubah drastis.
Artikel Terkait
Undian Liga Champions Bentuk Dua Jalur Berbeda: Jalan Tol dan Kubu Neraka
Persebaya Raih Kemenangan Penting, Tantangan Berat Lawan Persib Menanti
Persebaya Menang, Namun Performa Kiper dan Lini Belakang Masih Jadi Titik Rapuh
Drawing Liga Champions: Manchester City Vs Real Madrid Jadi Duel Utama Babak 16 Besar