Sabtu malam di Stadion Manahan, hasil imbang 1-1 melawan PSBS Biak justru terasa seperti kekalahan bagi Persis Solo. Poin tunggal itu tak banyak mengubah nasib. Laskar Sambernyawa masih terpuruk di dasar klasemen, dan ancaman degradasi semakin nyata. Tekanan pun langsung menjalar ke ruang manajemen.
Tak butuh waktu lama, klub merilis pernyataan resmi pada Senin malam. Isinya tegas: pelatih Milomir Seslija mendapat ultimatum. Targetnya jelas, ambil enam poin penuh dari dua laga berikutnya. Bagi manajemen, ini adalah ujian kritis yang tak bisa ditawar.
"Manajemen memohon maaf dan memahami kekecewaan dari seluruh elemen pecinta Persis atas hasil baik yang belum kunjung datang," bunyi pernyataan klub itu.
"Tapi hingga pekan terakhir nanti, manajemen memastikan semua pihak di dalam klub untuk terus berjuang. Tanpa henti."
Dua pertandingan penentu itu adalah laga kandang melawan Persik Kediri, Minggu depan, lalu tandang ke Jepara untuk menghadapi Persijap. Dua duel yang, jujur saja, harus dimenangkan jika ingin harapan bertahan masih menyala.
Artikel Terkait
Babak Playoff Liga Champions: Inter dan Juventus Hadapi Tantangan Berat
Veda Ega Pratama Siap Debut di Moto3 2026 Usai Tes Pramusim Impresif
Timnas Futsal Putri Indonesia Hadapi Thailand di Laga Perdana ASEAN Championship 2026
Asnawi Mangkualam Tegaskan Pilihan: Lanjutkan Karier di Luar Negeri