Polemik Ijazah Jokowi: Disertasi Dekan FISIPOL UGM Tak Sebut Jokowi sebagai Alumni UGM
MURIANETWORK.COM - Polemik mengenai keaslian ijazah Presiden Joko Widodo (Jokowi) terus menjadi perbincangan hangat di ruang publik dan media sosial. Isu yang belum mereda ini kembali mendapat sorotan dari berbagai pihak, termasuk kalangan akademisi.
Mantan anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang kini berprofesi sebagai rohaniwan di Amerika Serikat, Romo Stefanus Hendrianto, turut memberikan pandangannya. Ia mengungkapkan temuan menarik dari sebuah disertasi akademik yang mengkaji perjalanan politik Jokowi di Kota Solo.
“Disertasi Wawan Mas’udi, Dekan FISIPOL UGM, berjudul The Rise of Jokowi in Solo. Setelah saya baca berulang kali, yang menarik adalah dalam disertasi tersebut sama sekali tidak ada penyebutan Jokowi sebagai alumnus UGM,” ujar Romo Stefanus dalam kanal YouTube Refly Harun, Minggu (12/10/2025).
Menurutnya, ketiadaan penyebutan gelar akademik Jokowi dari UGM dalam karya ilmiah yang komprehensif dan berjumlah ratusan halaman tersebut menimbulkan pertanyaan besar.
“Disertasi itu sangat panjang, mencapai ratusan halaman, namun tidak ada satu bagian pun yang menyatakan Jokowi sebagai lulusan UGM. Ini merupakan hal yang sangat menarik untuk dicermati,” lanjutnya.
Romo Stefanus juga menyoroti adanya kutipan dalam disertasi yang merujuk pada artikel Solopos tentang seorang calon wali kota Solo yang pernah mengalami kendala dalam pemenuhan persyaratan administratif.
“Penulis mengutip artikel Solopos mengenai calon wali kota Solo yang waktu itu persyaratannya kurang. Apakah yang dimaksud adalah Jokowi, saya sendiri tidak dapat memastikannya. Saya juga tidak bisa memverifikasi kebenaran artikel Solopos tersebut,” jelasnya.
Meski tidak menyampaikan tuduhan langsung, Romo Stefanus menekankan bahwa hal semacam ini menunjukkan betapa pentingnya transparansi dan mekanisme verifikasi dokumen publik, terutama bagi pejabat tinggi negara.
Artikel Terkait
Presiden Prabowo Terima Laporan Strategis dari Wakil Ketua DPR Usai Kunjungan ke Rusia dan Prancis
Anggota DPR Desak Percepat Regulasi PPPK untuk 630 Ribu Guru Madrasah
Koordinator KKN UGM 1985 Klaim Tak Kenal Joko Widodo
Rocky Gerung Soroti Rp17 Triliun untuk Dewan Perdamaian Trump: Harga Sebuah Buku dan Nyawa Anak di NTT