MURIANETWORK.COM - Massimiliano Allegri, pelatih AC Milan, mendesak peningkatan objektivitas VAR dan perubahan aturan offside tertentu di Serie A. Seruannya ini disampaikan dalam konferensi pers jelang laga tunda melawan Como, Selasa malam, di tengah sorotan panas pasca-Derby d’Italia antara Inter Milan dan Juventus. Pertandingan yang berakhir 3-2 itu diwarnai insiden kartu merah kontroversial dan aksi diving yang kembali memicu perdebatan tentang konsistensi keputusan wasit.
Fokus pada Peningkatan, Bukan Polemik
Allegri dengan tegas memilih untuk mengalihkan perhatian timnya dari perdebatan yang meluas usai laga sengit di akhir pekan. Baginya, energi lebih baik dicurahkan untuk persiapan tim ketimbang terlibat dalam analisis berlarut-larut.
“Banyak orang sudah berbicara tentang Derby itu, jadi tidak ada gunanya kami terus membahasnya. Kami harus menjaga energi untuk diri sendiri, tidak membuangnya pada apa yang terjadi pada orang lain,” tegasnya.
Desakan untuk Objektivitas VAR yang Lebih Baik
Meski enggan berkomentar panjang lebar tentang insiden spesifik, pelatih berpenampilan kalem itu menyoroti kebutuhan mendesak akan peningkatan kualitas sistem VAR. Menurutnya, teknologi pendukung wasit harus mampu meminimalisasi ruang untuk interpretasi yang subjektif.
“Hal terpenting adalah ada orang-orang kompeten yang bekerja untuk meningkatkan objektivitas VAR, karena situasi seperti itu tidak bisa diperdebatkan," tutur Allegri.
Dia mengakui kompleksitas tugas wasit di era sepak bola modern yang sangat cepat. Namun, hal itu bukan alasan untuk berpuas diri. Allegri meyakini proses perbaikan sedang berjalan, meski membutuhkan waktu.
“Kami perlu meningkatkan VAR dan mencari solusi, dan saya yakin mereka sedang melakukannya. Itu tidak bisa terjadi dalam semalam. Mari mencoba mencapai objektivitas,” lanjutnya.
Artikel Terkait
John Herdman Main Bola di Pantai Mandalika Usai Tugas FIFA Series
Bhayangkara FC Bidik Balas Dendam atas Persija di Kandang Sendiri
Gaji Bernardo Silva Jadi Kendala Utama Juventus dalam Perburuan Transfer
FIGC Berburu Pengganti Gattuso, Allegri, Conte, dan Mancini Jadi Kandidat Utama