FIGC Berburu Pengganti Gattuso, Allegri, Conte, dan Mancini Jadi Kandidat Utama

- Sabtu, 04 April 2026 | 08:20 WIB
FIGC Berburu Pengganti Gattuso, Allegri, Conte, dan Mancini Jadi Kandidat Utama

MILAN Kursi pelatih Timnas Italia mendadak kosong. Gennaro Gattuso memutuskan angkat kaki setelah Italia gagal melangkah ke Piala Dunia 2026. Kini, ruang hampa itu memicu spekulasi sengit: siapa yang akan menggantikannya?

Situasi di tubuh Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) sendiri masih berantakan. Dengan presiden dan kepala delegasi mengundurkan diri, keputusan penting seperti penunjukan pelatih baru pun terasa mandek. Tapi, di tengah kekacauan itu, setidaknya ada tiga nama besar yang terus disebut-sebut.

Nama pertama yang mencuat adalah Massimiliano Allegri. Pelatih AC Milan ini disebut punya peluang kuat jika FIGC buru-buru cari pengganti.

Jurnalis senior Carlo Pellegatti mengonfirmasi kabar ini. Menurutnya, Allegri sudah lama masuk radar.

“Beberapa bulan lalu, dan ini yang akan menjadi perhatian saya dalam beberapa jam ke depan, saya diberi tahu jika Italia tersingkir, Allegri bisa menerima panggilan untuk menggantikan Gattuso,” ujar Pellegatti.

Namun begitu, Allegri bukan satu-satunya. Ada sosok lain yang kapasitasnya tak diragukan lagi: Antonio Conte.

Pelatih yang pernah membawa Italia bersaing di Euro itu dianggap bisa mengembalikan daya saing skuad Azzurri. Pellegatti lagi-lagi memberi sinyal.

“Hati-hati, karena mereka bisa beralih ke Allegri dan dalam beberapa jam ke depan, saya juga diberi tahu jika Conte menjadi salah satu kandidat,” sambungnya.

Lalu, ada juga Roberto Mancini. Mantan pelatih Italia ini berpeluang untuk kembali, meski catatannya akhir-akhir ini tak terlalu mulus.

Mancini bahkan sempat merasakan frustrasi melawan Timnas Indonesia. Saat masih menukangi Arab Saudi, ia harus puas dengan hasil imbang 1-1 melawan Garuda di Jeddah, dalam laga kualifikasi Piala Dunia 2026. Pengalaman itu mungkin jadi pelajaran pahit baginya.

Jadi, siapa yang akan terpilih? Semuanya masih dalam kabut. FIGC baru akan memilih presiden pada 22 Juni mendatang. Arah kebijakan tim nasional, termasuk nasib kursi pelatih, jelas masih harus menunggu. Yang pasti, ketiga nama ini akan terus menghangatkan perbincangan di media Italia dalam beberapa hari ke depan.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar