Di sisi lain, agen itu juga menyebut peluang lain yang sempat terbuka: yakni kursi pelatih timnas Inggris atau Amerika Serikat pada 2024. Tapi sekali lagi, itu semua hanya sekadar kemungkinan. Klopp memilih jalan yang berbeda. Di usia 58 tahun, pria asal Jerman itu justru memutuskan untuk rehat sejenak dari panasnya bangku pelatih.
Dan soal kemungkinan melatih klub Inggris selain Liverpool? Klopp sendiri sudah sering bersuara. Baru-baru ini di podcast Diary of a CEO, ia kembali menegaskan prinsipnya. Nada suaranya tegas, tanpa keraguan.
“Jadi itu berarti jika [saya kembali] itu adalah Liverpool. Jadi ya, secara teoritis itu mungkin. Saya menyukai apa yang saya lakukan sekarang, saya tidak merindukan melatih. Saya tidak. Maksud saya, saya memang melatih, hanya saja berbeda, bukan pemain,”
ungkapnya.
Jadi, terlepas dari benar tidaknya ada pendekatan dari United atau Chelsea, satu hal sudah jelas: Klopp tidak tertarik. Hatinya masih melekat di Anfield, dan untuk sekarang, fokusnya ada pada peran barunya di luar garis lapangan. Rumor pun pupus sudah.
Artikel Terkait
Marc Marquez Akui Kondisi Fisik Jadi Kendala Utama di Awal MotoGP 2026
Dovizioso Soroti Performa Marquez: Cedera Lama Diduga Jadi Hambatan di MotoGP 2026
Gattuso Mundur, FIGC Berguncang Usai Italia Gagal ke Piala Dunia 2026
Pelatih Dewa United Ingatkan Ivar Jenner: Panggilan Timnas Bukan Akhir Segalanya