Jakarta - Isu seputar ijazah Presiden Joko Widodo kembali memanas. Kali ini, bukan cuma soal keaslian dokumen, melainkan desas-desus tentang aliran dana besar di balik layar. Razman Nasution, sang Ketua Umum Tim Jokowi-Gibran, mengaku mendapat informasi mengejutkan: ada dugaan aliran dana hingga Rp50 miliar yang dipakai untuk menggerakkan isu tersebut.
Menurut Razman, uang sebesar itu diduga berasal dari dua orang yang ia sebut sebagai "bohir" atau penyandang dana.
“Ada informasi yang kami terima terkait aliran dana Rp50 miliar dari dua bohir,”
Ucapnya dalam tayangan INTERUPSI, Kamis lalu. Ia tak menyebut nama, tapi klaimnya bikin publik penasaran.
Narasi yang dibangun Razman ternyata lebih kompleks. Di sisi lain, ia juga menyinggung soal keterlibatan seorang mantan pejabat. Figur ini disebut punya peran penting dalam mengondisikan situasi, termasuk dalam memunculkan seorang pengacara yang hanya dikenal dengan inisial AK.
“Jadi seolah ada yang mendesain ini,”
Artikel Terkait
Bhayangkara Presisi Hancurkan Samator 3-0 di Final Four Proliga
Polisi Tangkap Pelaku Penipuan Arisan Bodong di Trenggalek Usai Kabur ke Timor Leste
Lamine Yamal Kecam Nyanyian Rasis terhadap Islam di Laga Uji Coba Spanyol
Prajurit TNI Gugur di Lebanon Dianugerahi Kenaikan Pangkat dan Dimakamkan di TMP