MURIANETWORK.COM - Meski air dan listrik sudah ada, namun Jokowi tak mau buru-buru pindah ke IKN. RI 1 kini mempertanyakan ketersediaan kursi.
Jokowi kembali angkat bicara soal rencananya pindah ke Ibu Kota Nusantara.
Sebelumnya, Kepala Negara RI itu menunda pindah ke IKN karena airnya belum siap.
Belum lama ini, Menteri Basuki mengatakan jika air di IKN sudah siap. Tapi saat airnya sudah siap, Jokowi kembali mengatakan jika dirinya tak mau buru-buru pindah ke IKN.
"Saya akan tetap akan melihat fasilitasnya sudah selesai atau belum, siap atau belum," ujar Jokowi seperti dilansir dari Antaranews.
Dilansir dari Antara, Jokowi kini mempertanyakan apakah di IKN sudah ada kursi atau belum.
"Kalau semuanya sudah siap. Kalau kursinya belum siap gimana? Duduk masa lesehan, sidang kabinet lesehan," katanya.
Presiden Jokowi kembali menegaskan bahwa dirinya tidak ingin memaksakan kehendak untuk berkegiatan di IKN bila hal itu berpengaruh pada penurunan kualitas interior hingga bangunan di IKN.
"Semuanya kesiapan, sekali lagi kesiapan di IKN, dan kita tidak ingin paksa-paksa yang nanti menurunkan kualitas interior, bangunan, nggak. Selama itu benar-benar siap, saya akan masuk," katanya.
Sumber: bisnis
Artikel Terkait
Iran: Pembicaraan dengan AS Masih Berlangsung, Belum Ada Titik Terang Kesepakatan
Pertamina Naikkan Harga Pertamax Turbo per 1 Juni, Dua Jenis Solar Justru Turun
Aktivitas Pabrik China Stagnan di Ambang Kontraksi, Tertekan Lonjakan Biaya Energi Akibat Konflik Timur Tengah
Empat Pemain Timnas Indonesia Berpeluang Tampil di Kompetisi Eropa Musim Depan, Satu di Antaranya Tembus Liga Champions