Jakarta – Peta persaingan di bawah mistar gawang Persija Jakarta mendadak berubah. Kehadiran Cyrus Margono, kiper naturalisasi yang baru saja direkrut, bukan sekadar tambahan biasa. Ia langsung memberi tekanan serius pada posisi Carlos Eduardo. Bahkan, peluang Cyrus untuk langsung menjadi starter saat Persija menjamu PSM Makassar terlihat cukup besar. Ini adalah keputusan berani dari pelatih Mauricio Souza, yang bisa berujung pada tersingkirnya Eduardo dari skuad utama.
Memang, gebrakan di bursa transfer tengah musim 2025/26 ini cukup mengejutkan. Manajemen Persija tak tanggung-tanggung mendatangkan kiper berbakat ini untuk memperkuat pertahanan. Cyrus membawa segudang pengalaman dari petualangannya di Liga Yunani dan Kosovo. Bandingkan dengan situasi sebelumnya, di mana Carlos Eduardo tampak nyaman sebagai pilihan utama, dengan Andritany sebagai pelapis.
Namun begitu, angin perubahan mulai berhembus kencang.
Nasib Carlos Eduardo sendiri mulai terlihat suram saat Persija bertandang ke Bali United. Dalam laga itu, nama Eduardo sama sekali tidak tercantum dalam daftar susunan pemain yang dibawa. Keputusan Souza ini ternyata berkaitan dengan aturan pembatasan pemain asing hanya sembilan yang boleh dibawa. Pelatih asal Brasil itu lebih memprioritaskan pemain asing di posisi lain yang dianggap lebih krusial.
Akibatnya? Andritany yang kembali mendapat kepercayaan, sementara Cyrus Margono mengawali kariernya dari bangku cadangan. Kejadian ini jelas bukan pertanda baik bagi Eduardo. Posisinya mulai benar-benar terancam.
Di sisi lain, dukungan untuk Cyrus justru mengalir deras. Para Jakmania yang menyaksikan sesi latihan perdananya langsung terkesan. Banyak yang mendesak agar kiper 24 tahun itu segera dicoba.
Artikel Terkait
John Herdman Main Bola di Pantai Mandalika Usai Tugas FIFA Series
Bhayangkara FC Bidik Balas Dendam atas Persija di Kandang Sendiri
Gaji Bernardo Silva Jadi Kendala Utama Juventus dalam Perburuan Transfer
FIGC Berburu Pengganti Gattuso, Allegri, Conte, dan Mancini Jadi Kandidat Utama