Suasana malam di Jalan Ibrahim Zahir, Baturaja Timur, Senin lalu, berubah ricuh. Amriadi, seorang debt collector berusia 53 tahun, tewas setelah ditikam saat menjalankan tugasnya menarik sebuah mobil. Pelakunya, Angga (38), kini sudah diamankan polisi setelah menyerahkan diri.
Menurut sejumlah saksi, kejadian berawal sekitar pukul 19.45 WIB. Saat itu, Amriadi menghentikan kendaraan yang dikemudikan Angga. Niatnya jelas: menarik mobil itu. Tapi situasi cepat memanas. Dari sekadar adu mulut, pertengkaran itu berubah tragis. Angga tiba-tiba menghunus senjata tajam dan menusuk perut sang debt collector.
Korban segera dilarikan ke Rumah Sakit Ibnu Soetowo. Sayangnya, luka itu terlalu parah. Setelah berjuang dua hari, Amriadi menghembuskan napas terakhir.
Polisi pun bergerak. Mereka menyisir lokasi dan mendatangi rumah pelaku, mendesak keluarga agar menyerahkan Angga. Upaya itu membuahkan hasil.
Kapolres OKU, AKBP Endro Aribowo, menjelaskan kronologi penyerahan diri itu.
"Upaya pencarian tetap kami lakukan secara maksimal, namun pendekatan kepada keluarga juga kami kedepankan. Hasilnya, tersangka menyerahkan diri secara sukarela," katanya.
Angga akhirnya dibawa ke Mapolres OKU pada Jumat malam, sekitar pukul 20.30 WIB. Kasus ini masih diselidiki lebih lanjut untuk mengungkap motif sebenarnya di balik insiden berdarah itu.
Artikel Terkait
Khofifah Tinjau Pasar Klojen, Dorong Koordinasi Daerah Jaga Stabilitas Harga dan Pasokan Pangan
BMKG Rilis Prakiraan Cuaca Waisak 2026, Sejumlah Wilayah Berpotensi Hujan Ringan
BB TNBTS Evaluasi Sistem Keamanan Transportasi Wisata Bromo Usai Kecelakaan Jip Tewaskan Dua Orang
Nigeria Kini Negara Paling Dermawan di Dunia, Indonesia Tergusur dari 10 Besar Usai Metode Penilaian Diubah