Namun begitu, tantangan sesungguhnya baru dimulai.
Lawan berikutnya, Amanda Anisimova, adalah kelas yang berbeda. Petenis AS itu melaju ke babak 16 besar tanpa mengeluarkan keringat sedikitpun dapat bye di babak pertama dan kemudian menang WO atas Barbora Krejcikova. Artinya, dia belum memukul satu bola pun di Dubai.
Peringkatnya keenam dunia, dan performanya sedang menanjak. Tahun lalu, dia mencapai final Wimbledon dan US Open. Tak cuma itu, dia juga menyabet dua gelar WTA 1000 di Qatar Open dan China Open pada musim yang sama.
Di Australian Open 2026, Anisimova ‘hanya’ sampai perempat final. Banyak yang bilang itu belum maksimal, mengingat dia datang sebagai unggulan keempat status unggulan tertinggi sepanjang kariernya.
Bagi Janice, ini akan jadi pertemuan pertama melawan Anisimova. Jadwalnya Rabu (18/2). Bukan sekadar pertandingan, ini adalah kesempatan emas. Kesempatan untuk membuktikan bahwa dirinya mampu bersaing di panggung tertinggi tenis dunia. Semua mata akan tertuju padanya.
Artikel Terkait
John Herdman Main Bola di Pantai Mandalika Usai Tugas FIFA Series
Bhayangkara FC Bidik Balas Dendam atas Persija di Kandang Sendiri
Gaji Bernardo Silva Jadi Kendala Utama Juventus dalam Perburuan Transfer
FIGC Berburu Pengganti Gattuso, Allegri, Conte, dan Mancini Jadi Kandidat Utama