Halte RPTRA Lenteng Agung di Jagakarsa, Jakarta Selatan, kembali jadi sorotan. Bukan karena ramainya warga beraktivitas, melainkan karena tumpukan sampah yang berserakan di sana. Lagi-lagi. Kejadian ini sempat viral lewat unggahan di media sosial, memicu pertanyaan yang sama: kapan kebiasaan buang sampah sembarangan ini bisa berhenti?
Kasudin Lingkungan Hidup Jakarta Selatan, Dedy Setiono, mengakui hal itu. "Ini terjadi sudah lama," ujarnya, Sabtu (4/4/2026).
Dia menjelaskan, petugas sebenarnya sudah bergerak cepat. Sampah-sampah di halte itu telah diangkut. "Kami prinsipnya, tidak boleh ada sampah di titik-titik yang bukan semestinya," tegas Dedy.
Namun begitu, ada rasa frustasi yang terasa. Persoalannya, menurut Dedy, selalu berputar pada hal yang sama. "Tapi selalu tuntas. Persoalannya perilaku warga yang sulit berubah," katanya.
Memang, begitulah kenyataannya. Sampah dibersihkan hari ini, besok atau lusa, tumpukan baru sudah mengotori tempat yang sama. Polanya berulang seperti lingkaran setan. Masalah utamanya jelas: kebiasaan. Perilaku warga yang masih ogah-ogahan membuang sampah pada tempatnya.
Imbauan pun kembali digaungkan. Sudin LH Jaksel meminta masyarakat setempat untuk lebih disiplin. Buanglah sampah di tempat yang sudah disediakan. Guna apa? Ya, tentu untuk menjaga kebersihan lingkungan bersama. Lingkungan yang bersih dimulai dari kesadaran masing-masing orang.
Sebelumnya, foto sampah yang memenuhi Halte RPTRA Lenteng Agung itu beredar luas, terutama lewat akun Instagram @jagakarsa_update. Gambar-gambar itu menjadi bukti nyata bahwa imbauan saja tak cukup. Di sisi lain, perlu ada upaya lebih keras untuk mengubah kebiasaan yang sudah mengakar.
Artikel Terkait
Pria Lansia Tusuk Mantan Istri di Resepsi Pernikahan Anak Sendiri
Menteri Agama Tetapkan Idul Adha 1447 H Jatuh pada 27 Mei 2026, Momentum Uji Kesediaan Berkorban untuk Keluarga dan Bangsa
Brigjen Yudhi Sulistianto Wahid Resmi Dilantik sebagai Kapolda Bengkulu
9 WNI Dibebaskan dari Tahanan Israel, Seorang Aktivis Ceritakan Insiden Ditembak Peluru Karet