Gubernur Jatim Minta Pengawasan Ketat untuk Program Makan Bergizi Gratis

- Sabtu, 04 April 2026 | 15:15 WIB
Gubernur Jatim Minta Pengawasan Ketat untuk Program Makan Bergizi Gratis

Surabaya - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mendorong Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan pemerintah daerah untuk memperketat tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Tujuannya jelas: memastikan layanan tetap berkualitas dan tepat sasaran.

"Pendampingan langsung dari kepala daerah akan memperkuat kualitas pelaksanaan MBG," tegas Khofifah dalam keterangannya di Surabaya, Sabtu.

Menurutnya, pemantauan langsung oleh pejabat daerah ke lokasi-lokasi penyaluran adalah kunci utama. Hal itu bisa menjaga mutu distribusi dan memastikan bantuan sampai ke tangan yang benar-benar membutuhkan.

Program yang sudah berjalan lebih setahun ini, kata dia, memang perlu terus disempurnakan. Praktik baik di satu tempat bisa ditiru di wilayah lain. Sementara itu, masalah yang muncul harus segera dicarikan solusinya bersama-sama.

Di sisi lain, Khofifah juga mengapresiasi peran SPPG Pondok Pesantren Al Anwar Bangkalan. Lembaga itu dinilai telah memberikan kontribusi nyata dalam memenuhi gizi para santri dan siswa di sana.

Sinergi antara SPPG, pemda, dan berbagai pihak disebutnya sangat krusial. Apalagi, program MBG ini merupakan inisiatif Presiden Prabowo Subianto untuk mendukung Generasi Emas Indonesia 2045. Keberlanjutannya harus dijaga.

Editor: Lia Putri


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar