Panglima TNI Perintahkan Pasukan di Lebanon Masuk Bunker, Utamakan Keselamatan

- Sabtu, 04 April 2026 | 13:10 WIB
Panglima TNI Perintahkan Pasukan di Lebanon Masuk Bunker, Utamakan Keselamatan
Panglima TNI Beri Arahan Langsung ke Pasukan di Lebanon

Lewat sebuah sambungan video, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menyapa langsung prajuritnya yang sedang bertugas di Lebanon. Situasi di sana memang sedang memanas. Inti pesannya jelas: semua personel harus segera masuk ke dalam bunker dan menghentikan aktivitas di luar ruangan untuk sementara waktu.

Momen itu direkam dan diunggah Jenderal Agus ke akun Instagram pribadinya pada Sabtu (4/4/2026). Dalam percakapan dengan Komandan Satgas Yonmek XXIII-S/UNFIL, suaranya terdengar tegas namun penuh perhatian.

"Jaga moril prajurit yang ada di sana, tetap laksanakan pengamanan intern ya," ujar Agus. "Masuk ke bunker-bunker, dan tidak ada kegiatan lagi keluar. Jaga moril prajurit supaya tetap semangat ya. Makasih, semangat bertugas."

Dari seberang layar, sang Komandan Satgas langsung menanggapi. Balasannya singkat dan penuh keyakinan.

"Siap dilaksanakan, Panglima."

"Tetap semangat," sambung Panglima.

"Terima kasih atas arahannya. Kami sampaikan salam panglima kepada seluruh prajurit. Siap!"

Di sisi lain, dalam keterangan unggahannya, Jenderal Agus menekankan bahwa keselamatan personel adalah hal nomor satu. Dia menulis bahwa prioritas utama saat ini adalah memastikan setiap prajurit di Lebanon selatan aman dan terlindungi selama menjalankan misi perdamaian yang sulit itu.

Tak lupa, dia juga menyelipkan doa. "Semoga seluruh prajurit senantiasa berada dalam lindungan Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa," tulisnya. "Diberikan kekuatan dan keteguhan di setiap langkah pengabdian. Doa kami menyertai setiap langkah kalian."

Arahan ini tentu punya konteks yang berat. Kita tahu, misi di Lebanon bukan tanpa risiko. Sudah ada tiga prajurit TNI yang gugur di sana: Kapten Infanteri Zulmi Aditya Iskandar, Sersan Satu Muhammad Nur, dan Prajurit Kepala Farizal Rhomadhon. Beberapa lainnya juga mengalami luka-luka. Situasi seperti inilah yang membuat perintah untuk tetap berada di dalam bunker menjadi sangat masuk akal dan mendesak.

Jadi, itulah update terbaru. Panglima memantau dari jauh, memberi perintah keselamatan, sementara anak buahnya di lapangan siap menjalankan dengan penuh disiplin. Semoga semua berjalan baik dan mereka bisa pulang dengan selamat.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar