Dua klub yang selalu jadi incaran adalah Barcelona dan Arsenal. Daya tarik Barca secara historis memang kuat banget. Tapi masalah keuangan mereka bukan rahasia lagi dan itu bisa jadi kendala serius.
Di sisi lain, Arsenal punya proyek yang jelas di bawah Mikel Arteta. Tim perekrutan mereka lagi gencar cari opsi untuk sayap kiri. Meski Leandro Trossard dan Gabriel Martinelli tampil bagus, mereka tetap ingin menambah kedalaman dan kualitas di sektor itu.
Profil Williams cocok dengan selera Arteta: cepat, langsung, dan punya intensitas pressing yang tinggi. Beberapa sumber dalam klub bahkan sudah dapat rekomendasi untuk mengawasi ketat pergerakan pemain berusia 23 tahun itu.
Tapi hati-hati. Nico Williams punya sejarah yang sedikit "njlimet" dengan Barcelona. Dua kali dia dikabarkan mau gabung, dua kali pula dia batal di menit-menit akhir.
Setiap kali Barcelona dan fansnya sudah angkat tangan merayakan, tiba-tiba dia memilih perpanjang kontrak di Bilbao. Jadi, buat Arsenal atau klub mana pun, cerita ini mungkin belum berakhir. Masih panjang dan penuh kejutan.
Artikel Terkait
Leclerc Soroti Kekurangan Power Unit Ferrari Usai Podium Ketiga di Jepang
PSS Sleman di Puncak Pegadaian Championship, Tekanan Meningkat Jelang Akhir Musim
PSIS Semarang Hadapi Barito Putera dalam Duel Penuh Tekanan di Liga 2
Bursa Transfer Super League: Pemain Brasil Kembali Jadi Primadona