Ivar Jenner: Fasilitas dan Level Permainan Dewa United Mengejutkan, Lebih Baik dari Belanda

- Sabtu, 07 Februari 2026 | 11:00 WIB
Ivar Jenner: Fasilitas dan Level Permainan Dewa United Mengejutkan, Lebih Baik dari Belanda

Misi Utama: Menit Bermain dan Peluang ke Depan

Kedatangan Jenner di putaran kedua Super League 2025/2026 ini memang diproyeksikan sebagai penyegar lini tengah Dewa. Namun, bagi pemain muda itu, pilihan ini adalah langkah strategis. Setelah kesulitan menembus tim utama FC Utrecht, prioritas utamanya adalah mendapatkan jam terbang reguler untuk menjaga performa dan tetap masuk dalam radar pelatih timnas.

"Bagi saya saat ini yang terpenting adalah mendapatkan menit bermain. Oleh karena itu, saya mengambil langkah ini agar bisa tampil secara reguler bersama tim utama, sebelum kembali ke Belanda atau melanjutkan karier di negara Eropa lainnya setelah musim berakhir," paparnya.

Ia pun menegaskan bahwa petualangannya di Indonesia adalah batu loncatan. Target jangka panjangnya tetap jelas: kembali bersaing di kancah Eropa setelah kontraknya berakhir.

Peran Penting Rekomendasi Rekan

Keputusan besar Jenner untuk merumput di Indonesia ternyata tidak lepas dari peran rekan setimnya di Timnas, Rafael Struick. Sebelum menandatangani kontrak, Jenner melakukan konsultasi mendalam dengan Struick yang telah lebih dulu merasakan atmosfer kompetisi domestik.

“Rafael merupakan sahabat dekat saya. Menurutnya, Liga Indonesia merupakan kompetisi yang baik,” tutur Jenner, mengutip diskusi mereka.

Kini, duet Jenner dan Struick diharapkan dapat membawa dinamika baru bagi Dewa United. Tantangan adaptasi dengan cuaca dan gaya permainan lokal memang masih menanti, namun dengan motivasi tinggi dan target yang jelas, Jenner diprediksi akan memberikan segalanya di lapangan. Performanya tidak hanya untuk klub, tetapi juga sebagai pembuktian bahwa kualitasnya tetap layak untuk level tertinggi.

Editor: Redaksi MuriaNetwork


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar