Data terbaru dari Kementerian Pariwisata cukup mengejutkan. Tercatat, sekitar 4,2 juta penduduk Jakarta memilih untuk tidak mudik Lebaran tahun ini. Mereka tetap tinggal di ibu kota.
Nah, melihat angka yang besar itu, pemerintah punya harapan. Mereka berharap jutaan warga yang tak pulang kampung ini justru bisa mengisi waktu liburannya dengan menjelajahi tempat-tempat wisata di Jakarta sendiri.
Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf, Ni Made Ayu Marthini, yang mengonfirmasi data tersebut.
"Memang benar dari data ditunjukkan ada sekitar 4 juta lebih masyarakat di Jakarta yang tidak akan mudik, mereka tetap di Jakarta,"
ujarnya kepada wartawan, Selasa lalu.
"Setelah hari raya, biasanya kan masih ada liburnya, di sekitar Jakarta atau bahkan dari luar, itu diharapkan terus ke Jakarta untuk berlibur,"
tambah Made.
Fenomena ini sebenarnya bisa jadi angin segar. Di sisi lain, Pemprov DKI sendiri sudah lebih dulu meluncurkan program 'Mudik ke Jakarta'. Jadi, gelombang warga yang memilih bertahan di kota dinilai punya potensi besar untuk menyuntikkan kehidupan sektor pariwisata lokal.
Memang, dampak ekonominya masih perlu dihitung lebih detail. Namun begitu, optimisme itu jelas terasa.
Made menjelaskan,
"Untuk dampak ekonominya, perputaran uangnya nanti akan dihitung dulu. Kami akan berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan, BPS, dan pihak terkait lainnya. Angka pastinya akan disampaikan secara resmi nanti ke publik."
Jadi, Jakarta yang kerap sepi saat Lebaran, tahun ini mungkin akan punya cerita berbeda. Semua tergantung pada pilihan 4,2 juta warganya itu.
Artikel Terkait
Mardani Ali Sera Kritik Sikap PDIP yang Tolak RUU Pemilu Jadi Inisiatif Pemerintah
Polri Bekuk 321 WNA Pelaku Judi Online di Markas Tersembunyi Hayam Wuruk
Brimob dan Polsek Pamulang Amankan Remaja yang Hendak Balap Liar di Jalan Kemiri
Kritik Tajam Warnai Rilis 162 Dokumen UFO Pentagon, Dinilai Jadi Pengalih Isu Kasus Epstein