Meski tak menyebut nama, semua orang paham siapa yang dia maksud.
Lagator diharapkan jadi penguat di lini pertahanan, sementara Boboev dibutuhkan sebagai variasi serangan bisa di posisi striker, sayap, atau gelandang serang. Mereka bukan sekadar pelapis, tapi diharapkan langsung memberi dampak.
Tekanannya memang luar biasa. Posisi PSM di klasemen sedang tidak baik-baik saja. Enam laga tanpa kemenangan membuat mereka terperosok di peringkat 13. Jarak dengan zona merah degradasi tinggal tujuh poin. Padahal, di awal musim, Trucha punya target yang jauh lebih optimis.
Ucapannya dulu. Kini, realitas berbicara lain. Cedera, akumulasi kartu, dan berbagai masalah lain membuat mereka lebih fokus menghindari jurang degradasi ketimbang mengejar mimpi finish di papan atas.
Laga melawan PSBS Biak besok bukan cuma pertandingan biasa. Itu bisa jadi titik balik, atau malah awal dari petaka yang lebih panjang. Kehadiran Boboev dan Lagator diyakini bisa menyuntikkan energi segar. Tapi sekali lagi, semua itu bergantung pada drama administrasi yang harus beres sebelum pukul 24.00 WIB.
Kurang dari empat jam.
Bagi PSM, ini lebih dari sekadar urusan transfer pemain. Ini tentang menyelamatkan arah sebuah musim.
Artikel Terkait
Persebaya Incar Ramadhan Sananta dan Victor Dethan untuk Proyek Ambisius Bernardo Tavares
FIFA Tolak Sanksi untuk Israel, Abaikan Putusan dan Kritik ICJ
Veda Ega Pratama Ukir Sejarah, Raih Podium Perdana Indonesia di Moto3 Brasil
Veda Ega Ungguli Rival Rookie di Dua Seri Pembuka Moto3 2026