Derby Timur Laut selalu punya cerita. Minggu sore itu, St. James' Park bergemuruh, tapi yang pulang dengan senyum lebar justru pendukung Sunderland. Mereka menang tipis 2-1 atas Newcastle United dalam lanjutan Liga Primer Inggris.
Padahal, awal pertandingan menjanjikan bagi tuan rumah. Hanya butuh sepuluh menit bagi Anthony Gordon untuk menceploskan bola ke gawang Sunderland, memanfaatkan umpan matang dari kawannya. Gol cepat itu seperti memberi angin segar. Babak pertama berakhir dengan keunggulan 1-0, dan suasananya terasa mendukung The Magpies.
Namun begitu, sepakbola adalah permainan dua babak. Setelah turun minum, wajah pertandingan berubah total. Sunderland keluar dengan nafsu yang berbeda, lebih agresif dan berani menekan. Tekanan itu akhirnya membuahkan hasil di menit ke-57. Chuba Akpom Talbi, dengan tenang, menyamakan kedudukan. 1-1.
Skor imbang itu seperti menyulut bensin. Laga jadi semakin panas, sengit, dengan kedua pelatih sibuk melakukan rotasi pemain mencari formula kemenangan. Kedua kubu saling serang, tapi gol seolah enggan datang.
Hingga drama puncak terjadi di penghujung waktu normal.
Di menit ke-90, Brian Brobbey muncul di tempat yang tepat. Sebuah penyelesaian dinginnya merobek jala Newcastle, menggetarkan stadion. Gol itu sekaligus menjadi pukulan telak, mengunci kemenangan 2-1 untuk Sunderland.
Statistik pertandingan seolah mendongkrak kemenangan mereka. Sunderland tercatat lebih efektif menciptakan peluang berbahaya. Angka 'expected goals' mereka 2.45, jauh di atas Newcastle yang cuma 1.28. Angka-angka itu bicara.
Di sisi lain, hasil ini jelas jadi pukulan mental untuk Newcastle. Bagi Sunderland, tiga poin ini bukan sekadar angka. Ini momentum berharga untuk mendongkrak posisi di papan klasemen, sekaligus penegasan: dominasi mereka dalam derby panas ini masih tetap ada.
Artikel Terkait
Presiden Prabowo Titip Pesan ke Jemaah Haji: Semoga Pulang Jadi Haji Mabrur
Polisi Bekuk Suami di Mojokerto yang Aniaya Istri dan Mertua hingga Tewas, Pelaku Ditangkap di Surabaya
Anies Baswedan: Guru yang Beri Inspirasi dan Nilai Tak Tergantikan oleh AI
Pemkot Brebes Ancam Pecat ASN yang Bolos 12 Hari Tanpa Keterangan