Sebuah pesawat angkut militer Kolombia jatuh tak lama setelah meninggalkan landasan. Kejadian tragis ini terjadi pada Senin (23/3) waktu setempat, dengan 125 tentara dan awak di dalamnya. Kabar buruknya, 80 orang di antaranya dikhawatirkan tidak selamat.
Menurut laporan, pesawat Hercules itu lepas landas dari Puerto Leguizamo. Lokasinya dekat perbatasan selatan dengan Ekuador, wilayah yang dikenal rawan. Tak lama kemudian, pesawat itu terjatuh dan hanya menyisakan puing-puing berapi di tengah hutan lebat.
Daerah perbatasan ini memang bukan tempat yang tenang. Aktivitas militer belakangan makin intens di sana, seiring upaya gabungan pasukan Kolombia dan Ekuador menekan kartel narkoba serta milisi penyelundup. Operasi itu sendiri berisiko tinggi.
Di tengah kabar duka, ada secercah harapan. Para pejabat menyatakan setidaknya 48 orang berhasil ditemukan dalam keadaan selamat. Namun, sebuah sumber militer yang berbicara kepada AFP punya perkiraan suram: sekitar 80 nyawa mungkin melayang. Angka resmi korban jiwa sendiri masih belum dikeluarkan.
Gambar-gambar dari lokasi memperlihatkan suasana yang kacau. Warga sipil terlihat memanjati bagian ekor pesawat yang rusak masih terbaca tanda FAC 1016. Di belakangnya, asap tebal dan lidah api terus membubung tinggi, menyelimuti kanopi hutan.
Artikel Terkait
De Zerbi Buka Peluang ke Tottenham, Syaratnya Spurs Harus Bertahan
Polres Metro Bekasi Gelar Pengecekan di 28 Objek Wisata Jelang Libur Lebaran
Pemerintah Siapkan WFH Satu Hari Seminggu untuk ASN Usai Lebaran
Iran Bantah Klaim Trump Soal Dialog, Sebut Upaya Manipulasi Pasar Minyak