PSM Makassar Kejar Administrasi Sheriddin Boboev Jelang Laga Kontra PSBS Biak

- Jumat, 06 Februari 2026 | 16:30 WIB
PSM Makassar Kejar Administrasi Sheriddin Boboev Jelang Laga Kontra PSBS Biak

MURIANETWORK.COM - PSM Makassar tengah berupaya menyelesaikan proses administrasi penyerang asal Tajikistan, Sheriddin Boboev, menjelang penutupan bursa transfer I-League. Pemain berusia 24 tahun itu berpeluang besar untuk segera diregistrasi dan bahkan bisa langsung dimainkan ketika tim asuhan Tomas Trucha itu menghadapi PSBS Biak pada pekan ke-20 Liga 1 2025/2026 di Stadion Maguwoharjo, Sleman.

Pacu Dokumen di Detik-Detik Akhir

Suasana mendebarkan terasa jelang tenggat waktu pendaftaran pemain. Setibanya di Jakarta, agen yang juga mewakili pelatih Tomas Trucha, Razeen Khalid, langsung bergerak cepat mendampingi Boboev untuk memastikan semua dokumen administratifnya lengkap dan sesuai prosedur. Keberadaan mereka di bawah satu manajemen yang sama dinilai mempermudah koordinasi dalam proses yang serba terburu-buru ini.

Ketegangan momen "transfer deadline day" ini tergambar jelas dalam unggahan Instagram Story sang agen. Ia merepost status Boboev dengan keterangan singkat yang sarat makna: “Transfer deadline day.” Unggahan itu menjadi isyarat nyata bahwa segala upaya sedang dikerahkan untuk menuntaskan proses di menit-menit terakhir.

Perjalanan dari Dushanbe

Boboev sendiri telah menunjukkan komitmennya dengan melakukan perjalanan jauh. Melalui akun Instagram pribadinya, @sherriddinm_, ia mengunggah foto dirinya di dalam pesawat pada Kamis (5 Februari 2026) sekitar pukul 05.00 WITA. Penerbangannya dimulai dari Bandara Internasional Dushanbe, Tajikistan, sekitar tiga jam sebelumnya.

Dari foto yang diunggah, terlihat potongan logo kuning khas maskapai Somon Air, mengonfirmasi bahwa ia memang sedang dalam perjalanan menuju Indonesia. Kedatangannya dinanti-nanti untuk segera mengisi posisi di lini depan Juku Eja yang membutuhkan penyegaran.

Nasib Lagator Masih Mengambang

Sementara kabar mengenai Boboev semakin jelas, situasi untuk rekrutan lainnya, Dusan Lagator, justru masih diselimuti ketidakpastian. Hingga saat ini, gelandang bertahan asal Montenegro itu belum terlihat tanda-tanda akan segera terbang ke Indonesia atau bergabung dalam latihan.

Padahal, secara kontrak, kedua pemain ini sebenarnya sudah menjadi bagian dari PSM. Proses registrasi mereka sebelumnya tertahan akibat sanksi FIFA yang membatasi klub untuk mendaftarkan pemain baru. Kini, dengan sanksi tersebut telah dicabut, pihak manajemen fokus menuntaskan administrasi keduanya sebelum waktu benar-benar habis.

Editor: Agus Setiawan


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar