Set kedua berjalan dengan alur yang berbeda. Janice sempat tertinggal lagi, 1-2 dan 2-3. Tapi kali ini, dia bisa bangkit. Pukulannya lebih solid, pergerakannya lebih agresif. Dia meraih empat game beruntun dan menutup set kedua dengan skor 6-3. Kedudukan pun menjadi seimbang.
Memasuki set penentu, Janice tampil jauh lebih percaya diri. Setelah bermain imbang di 2-2, dia mulai mengambil alih permainan. Dua game beruntun dia raih, membuatnya unggul 4-2. Maya Joint seperti kehilangan daya juang. Dengan permainan yang terkontrol, Janice akhirnya menutup set ketiga dengan angka yang sama, 6-3.
Kemenangan ini tentu sangat berarti. Mengalahkan petenis top 30 dunia di babak awal adalah modal kepercayaan diri yang besar untuk pertandingan-pertandingan selanjutnya di Abu Dhabi.
Artikel Terkait
Borneo FC Digoyang Persib: Perang Transfer untuk Mariano Peralta
Barcelona Hadapi Albacete Tanpa Raphinha, Rashford Siap Jadi Penyelamat
PSM Makassar Tersendat di Kandang, Semen Padang Gigit Titik di Pare-pare
Babak Pertama Tanpa Gol, PSM dan Semen Padang Saling Jegal di Parepare