Tapi, menurut sejumlah sumber internal, Cumic bukanlah jawaban final.
PSM disebut masih mengincar satu striker lagi. Karakternya beda: lebih berpengalaman, siap pakai, dan punya rekam jejak gol yang jelas. Rencana ini seperti persiapan untuk jadwal padat ke depan, sekaligus menjaga stok gol agar konsisten sampai akhir musim.
“Saya Luka Cumic. Ewako!”
Kalimat itu dia ucapkan dalam video perkenalan singkat di media sosial klub, Kamis lalu. Cumic terlihat memegang jersey, simulasi tanda tangan kontrak, lalu menyapa fans dengan semangat khas Makassar. Hanya dua kalimat, tapi langsung bikin penasaran.
Nomor 99 dan Tekanan di Pundak Baru
Nomor 99 kini melekat di punggung Cumic. Bersama itu, harapan fans Makassar pun ikut terbang tinggi. Tapi manajemen PSM tampaknya sadar, beban itu terlalu berat untuk dipikul sendirian.
Kegagalan merekrut Kastaneer jadi pelajaran berharga. Mereka memilih tak berlama-lama meratapi nasib, dan kembali menyisir pasar dengan cara mereka sendiri diam, tapi penuh perhitungan.
Kini, publik Makassar hanya bisa menunggu.
Akankah Luka Cumic dapat pendamping baru di lini depan? Atau jangan-jangan, PSM sedang menyiapkan kejutan lain yang lebih menggoda?
Satu hal yang pasti: bursa transfer untuk PSM Makassar belum ditutup. Masih ada yang mengendap.
Artikel Terkait
Malik Risaldi dan Jejak Sananta yang Mulai Terlihat di Surabaya
Ragnar Oratmangoen: Pintu Transfer ke Persebaya Mulai Terbuka?
Duel Sengit Indonesia di Semifinal Thailand Masters, Tiga Tiket Final Sudah Di Kantong
Babak Play-Off Liga Champions: Jalan Berduri Menuju 16 Besar