HARIAN, MAKASSAR PSM Makassar akhirnya punya senjata baru. Klub kebanggaan Makassar itu secara resmi mendatangkan Luka Cumic, striker asal Serbia, untuk mengisi lini depan Juku Eja di putaran kedua Super League 2025/2026. Pemain 24 tahun ini sudah sah tercatat di situs I.League sejak Minggu lalu, jadi dia siap tempur kapan saja termasuk saat PSM bentrok dengan Semen Padang nanti.
Yang menarik, Cumic memilih nomor punggung yang tak biasa: 99. Nomor itu jarang dipakai, ya. Tapi di baliknya, tersimpan harapan besar. Harapan agar dia bisa jadi solusi atas masalah klasik PSM belakangan ini: kurang tajam di depan gawang lawan.
Kedatangannya benar-benar di luar dugaan. Namanya hampir tak pernah disebut dalam rumor-rumor transfer yang beredar. Sementara publik sibuk menduga-duga, manajemen PSM justru bergerak diam-diam dan mendatangkan sosok yang tak banyak dikenal ini.
Menurut data Transfermarkt, nilai pasarnya tak main-main: Rp6,08 miliar. Angka itu langsung melambungkan namanya sebagai pemain termahal kedua di skuad, hanya kalah dari sang kapten, Yuran Fernandes. Bahkan, nilainya sejajar dengan dua rekan asingnya, Victor Luiz dan Sávio Roberto.
PSM kemudian merilis video perkenalan singkat di media sosial pada Kamis (29/1). Dalam video itu, Cumic terlihat memakai jersey merah, menandatangani kontrak, lalu menyapa.
“Saya Luka Cumik. Ewako!”
Hanya itu. Tapi kata "Ewako" yang diucapkannya langsung memantik semangat. Suaranya tegas, langsung menyentuh hati para pendukung.
Kini, semua mata tertuju padanya. Pemuda dengan tinggi 190 cm itu ditunggu aksinya. Bisa tidak dia menjawab semua tanda tanya yang selama ini menggantung? Tekanan sudah menunggu, bersamaan dengan nomor 99 di punggungnya.
Namun begitu, bursa transfer putaran kedua ini rupanya belum berhenti berdenyut untuk PSM. Fokus mereka sepertinya bergeser. Setelah urusan depan selesai, kini giliran lini belakang yang dibenahi.
Kabarnya, PSM akan segera mendatangkan Dusan Lagator, bek tengah asal Montenegro. Jika benar bergabung, posisinya bakal langsung istimewa: dia akan menjadi pemain termahal di tim saat ini. Nilai pasarnya disebut mencapai Rp7,82 miliar, menggeser Yuran Fernandes dari posisi puncak.
Bayangkan, tanpa sekalipun membela PSM, Lagator sudah memegang status itu. Bek berusia 30 tahun dengan tinggi 190 cm ini diharapkan bisa mengatasi masalah kerapuhan di jantung pertahanan Pasukan Ramang.
Jadi, setelah kejutan bernama Luka Cumic, kini giliran Dusan Lagator yang jadi pembicaraan. PSM tampaknya serius ingin merombak total skuadnya. Mereka tak hanya mencari gol, tapi juga ingin pondasi bertahan yang lebih kokoh. Musim ini masih panjang, dan perubahan besar sedang terjadi di markas Juku Eja.
Artikel Terkait
Persib Bandung Balikkan Keadaan, Kalahkan Bhayangkara 4-2 dan Rebut Puncak Klasemen dari Borneo FC
Tim Uber Indonesia Kalahkan Denmark, Tantang Korea Selatan di Semifinal
Pedrosa Prediksi Duel Bezzecchi vs Marquez di MotoGP 2026, Martin Jadi Kuda Hitam
Bruno Moreira Diuji di Empat Laga Sisa: Kapten Persebaya Harus Buktikan Diri di Tengah Standar Tinggi Bernardo Tavares