MAKASSAR Selama ini, sorotan soal denda klub sepak bola sering tertuju ke PSM Makassar. Tapi tahun 2026 ini, ceritanya berbeda. Belum genap sebulan tahun bergulir, Persib Bandung justru meraih “gelar” tak menyenangkan: klub dengan total denda tertinggi, baik di level nasional maupun Asia.
Kabar buruk itu datang dari AFC. Komite Disiplin dan Etik mereka menjatuhkan sanksi finansial ke Persib senilai 30.000 dolar AS, atau sekitar Rp503,7 juta. Sanksi ini terkait pertandingan kandang melawan Bangkok United di Liga Champions Asia Two, 10 Desember 2025 lalu. Putusannya sendiri baru keluar tanggal 21 Januari 2026.
Rupanya, pelanggarannya berlapis. Menurut dokumen resmi AFC, setidaknya ada tiga poin yang jadi masalah.
Pertama, soal tanggung jawab klub terhadap suporter. AFC mencatat, pendukung Persib menyalakan sedikitnya sembilan alat pembakar atau benda mudah terbakar saat laga berlangsung.
Kedua, manajemen stadion dinilai amburadul. AFC menyebut Persib gagal menjaga jalur publik seperti koridor, tangga, dan pintu tetap steril. Bahkan jalur evakuasi darurat pun dianggap tak terjamin, sehingga berpotensi membahayakan keselamatan penonton.
Artikel Terkait
Pedro Acosta Pimpin Klasemen Usai Gebrakan di MotoGP Thailand 2026
Fabio Calonego Soroti Kondisi Lapangan JIS Sebagai Faktor Penghambat Performa Persija
PSIS Incar Uji Coba Kontra PSM Makassar untuk Jaga Ritme Jelang Laga Penting
Elkan Baggott Kembali Dipanggil Timnas Indonesia di Era Pelatih John Herdman