JAKARTA – Laga kandang lagi-lagi jadi mimpi buruk buat Persija Jakarta. Kali ini, di Jakarta International Stadium (JIS), mereka kembali gagal membawa pulang tiga poin penuh. Bukan cuma hasil yang mengecewakan, tapi kondisi lapangan jadi sorotan utama yang dianggap menghambat permainan.
Dua laga terakhir di JIS bikin The Jakmania cuma bisa gigit jari. Imbang 2-2 lawan Borneo FC, lalu 1-1 melawan Dewa United. Performa tim di kandang sendiri memang belum keliatan tajam. Padahal, di laga tandang, mereka terlihat jauh lebih solid.
Fabio Calonego, bintang andalan Persija, ngomong blak-blakan soal ini. Dia mengakui, kondisi lapangan bikin timnya kesulitan.
“Tentu saja kami tidak bisa hanya menjadikan kondisi lapangan sebagai alasan. Kami memiliki tim dengan kualitas yang sangat baik, tetapi memang sangat sulit bagi kami untuk memainkan permainan yang indah dengan umpan-umpan cepat di lapangan seperti ini,” ujar Fabio, Senin (16/3/2026).
Pemain asal Brasil itu bandingin aja performa tim di kandang dan tandang. Jelas beda. Saat tandang, misalnya lawan PSM, Bali United, atau Malut United, mereka tampil lebih konsisten dan percaya diri.
“Dalam tiga pertandingan yang kami mainkan di kandang, kami tidak menunjukkan level performa yang sama. Kami tidak bisa bermain bagus di sini, berbeda dengan saat kami menghadapi Bali United dan Malut United di kandang mereka,” tambahnya.
Di sisi lain, Fabio enggak mau berlama-lama berkeluh kesah. Dia dan kawan-kawan sadar betul ada tanggung jawab besar di pundak mereka. Suporter setia, The Jakmania, selalu membanjiri tribun untuk memberi dukungan. Itu yang bikin mereka merasa masih punya hutang.
“Kami merasa masih berhutang satu penampilan yang bagus kepada para suporter ketika bermain di kandang. Kami akan bekerja keras untuk mengembalikan performa terbaik kami,” tegas Fabio.
Nah, kesempatan untuk bangkit akan datang segera. Persija yang dilatih Mauricio Souza bakal menghadapi Bhayangkara FC. Pertandingan itu rencananya digelar di Stadion Sumpah Pemuda, Lampung, tanggal 5 April 2026. Ini momentum penting buat mereka memulihkan performa dan akhirnya meraih kemenangan.
Intinya, menurut Fabio, kunci agar enggak kehilangan poin lagi di kandang ya adaptasi. Mereka harus bisa mengevaluasi diri dan menyesuaikan permainan dengan kondisi apa pun, termasuk lapangan yang kurang ideal. Kalau mau naik kelas, ya harus bisa menaklukkan segala rintangan, termasuk yang ada di halaman rumah sendiri.
Artikel Terkait
Persib Bandung Balikkan Keadaan, Kalahkan Bhayangkara 4-2 dan Rebut Puncak Klasemen dari Borneo FC
Tim Uber Indonesia Kalahkan Denmark, Tantang Korea Selatan di Semifinal
Pedrosa Prediksi Duel Bezzecchi vs Marquez di MotoGP 2026, Martin Jadi Kuda Hitam
Bruno Moreira Diuji di Empat Laga Sisa: Kapten Persebaya Harus Buktikan Diri di Tengah Standar Tinggi Bernardo Tavares