“Dalam sepak bola, nggak ada pemain yang terus-terusan jadi pilihan utama. Pasti ada waktunya dirotasi. Jadi semakin banyak pemain, pelatih lebih mudah menentukan pilihan, apalagi kalau ada yang tidak 100% fit,” ungkapnya.
Persib Datangkan Masa Depan
Sementara itu, di Bandung, Persib justru mengambil langkah berbeda. Mereka merekrut pemain muda, Dion Markx, yang baru berusia 20 tahun. Pelatih Bojan Hodak memujinya tinggi.
Rekrutan ini agak mengejutkan karena sama sekali tak ada rumor sebelumnya. Dion, pemain diaspora hasil naturalisasi, disebut-sebut sebagai investasi jangka panjang untuk Pangeran Biru. Dia didatangkan bersama Layvin Kurzawa di bursa transfer paruh musim ini.
“Dion masih muda. Dia cukup bagus dalam mengontrol bola, tetapi secara defensif dia masih perlu ditingkatkan,” kata Bojan Hodak.
“Dia cukup tinggi, jadi perlu sedikit perbaikan. Tapi dia masih muda, jadi ada masa depan,” tambahnya.
Hodak menegaskan, rencana Persib bukan untuk jangka pendek. Dion Markx diharapkan bisa menjadi andalan tim di masa yang akan datang.
“Kami tidak membawanya untuk minggu ini, kami membawanya untuk masa depan. Jadi, kita lihat bahkan hari ini ada enam pemain muda yang berlatih. Ini semua adalah masa depan Persib,” jelasnya.
Kehadiran Dion melengkapi daftar pemain muda Persib yang mulai mendapat tempat. Sebut saja Fitrah Maulana, Kakang Rudianto, Zulkifli Lukmansyah, Robi Darwis, hingga Nazriel Alfaro. Mereka sudah mulai rutin masuk skuad, bahkan ada yang sudah debut.
“Saya memiliki lebih banyak pilihan sekarang. Ini bagus karena tidak hanya itu yang ada sebelumnya. Ketika musim dimulai, pada dasarnya kita hanya memiliki Kakang dan Robi,” pungkas Hodak.
Artikel Terkait
FORKI Sulsel Resmi Diperkuat, Target Emas PON 2028 Dicanangkan
Denda Rp50 Juta untuk Persebaya, Performa Tim Tetap Prima
Pendaftaran Resmi Dibuka, Prof Warsinggih Maju sebagai Calon Ketua PBSI Sulsel
Alan Cardoso Langsung Dapatkan Kontrak Baru Usai Tinggalkan Persija