Namun begitu, nilai pasar yang tinggi tak selalu jaminan juara. Lihat saja Borneo FC. Klub yang nilai skuadnya "hanya" Rp81,43 miliar dan duduk di peringkat ketujuh ini, justru saat ini menjadi kandidat kuat juara, bertengger di posisi dua klasemen sementara. Bukti bahwa taktik dan chemistry tim seringkali lebih penting dari sekadar kumpulan nama mahal.
Memang, jurang antara klub papan atas dan bawah terasa menganga. Sebagai perbandingan, nilai skuad Persib hampir empat kali lipat nilai PSBS Biak yang berada di dasar klasemen (Rp40,41 miliar). Situasi ini memaksa tim-tim dengan anggaran terbatas untuk lebih cerdik dan solid secara kolektif demi mengimbangi kualitas individual lawan.
Secara teknis, Kurzawa membawa segudang pengalaman bertarung di level elite Eropa. Tapi secara bisnis, kedatangannya adalah angin segar. Brand value Persib dan bahkan liga Indonesia secara keseluruhan ikut terdongkrak. Posisi tawar untuk menarik sponsor besar pun jadi semakin kuat.
Dengan total investasi seluruh liga yang mencapai hampir Rp1,5 triliun, tekanan untuk berprestasi jelas makin besar. Terutama bagi Persib. Ekspektasi publik sekarang setinggi nilai pasar skuad mereka. Apakah mahal berarti juara? Jawabannya akan diberikan di lapangan.
Daftar Nilai Pasar Skuad Super League 2025/2026:
- Persib Bandung – Rp136,62 Miliar
- Persija Jakarta – Rp129,06 Miliar
- Bali United – Rp100,73 Miliar
- Dewa United – Rp99,94 Miliar
- PSIM Yogyakarta – Rp85,17 Miliar
- PSM Makassar – Rp85,17 Miliar
- Borneo FC – Rp81,43 Miliar
- Persik Kediri – Rp81,43 Miliar
- Bhayangkara FC – Rp78,39 Miliar
- Persebaya Surabaya – Rp76,48 Miliar
- Malut United – Rp75,61 Miliar
- Persis Solo – Rp73,18 Miliar
- Persita Tangerang – Rp71,70 Miliar
- Semen Padang – Rp67,96 Miliar
- Persijap Jepara – Rp64,31 Miliar
- Madura United – Rp63,79 Miliar
- Arema FC – Rp57,71 Miliar
- PSBS Biak – Rp40,41 Miliar
Total: Rp1.469,10 miliar
Artikel Terkait
Siapa yang Akan Jadi Tangan Kanan John Herdman di Timnas Indonesia?
Borneo FC Siapkan Senjata Baru dari Argentina untuk Gempur Persib
Pedro Matos Resmi Diperkenalkan, Persebaya Siapkan Senjata Baru Jelang Putaran Kedua
Alwi Farhan Taklukkan Thailand, Gelar Perdana Jadi Penanda Kebangkitan