Persib Geser Persija, Kini Punya Skuad Termahal di Super League
BANDUNG – Bursa transfer paruh musim Super League 2025/2026 benar-benar diguncang. Dan kali ini, yang membuat gebrakan adalah Persib Bandung. Klub berjuluk Maung Bandung itu tiba-tiba saja punya skuad paling mewah, mengalahkan rival abadinya.
Angkanya cukup fantastis. Menurut catatan Transfermarkt, nilai total skuad Persib sekarang melonjak ke Rp136,62 miliar. Lonjakan ini tak lepas dari kedatangan pemain anyar mereka: Layvin Kurzawa, bek mantan Paris Saint-Germain (PSG) asal Prancis. Nilai pasar pemain itu sendiri ditaksir mencapai Rp13,04 miliar.
Kehadiran Kurzawa jelas bukan sekadar tambahan nama di daftar pemain. Ini adalah pernyataan. Pernyataan ambisi Persib untuk tak hanya berjaya di domestik, tapi juga bicara di Liga Champions Asia (ACL 2). Di sisi lain, langkah ini juga dengan tegas menggeser posisi Persija Jakarta yang sebelumnya memegang status "klub termahal".
Persija kini harus puas di posisi kedua dengan nilai skuad Rp129,06 miliar.
“Ini menunjukkan ambisi besar manajemen,” kata seorang pengamat sepak bola lokal. “Mereka tak main-main. Datangkan pemain kelas dunia, langsung ubah peta kekuatan finansial.”
Di posisi ketiga, Bali United masih kokoh sebagai "klub sultan" dengan nilai Rp100,73 miliar. Sementara itu, Dewa United yang juga dikenal gemar menghadirkan bintang-bintang, mengikuti di belakangnya dengan nilai Rp99,94 miliar.
Yang menarik, peringkat kelima dan keenam diisi oleh dua klub dengan nilai yang persis sama: PSM Makassar dan PSIM Yogyakarta, sama-sama Rp85,17 miliar. Sebuah kebetulan yang jarang terjadi.
Namun begitu, nilai pasar yang tinggi tak selalu jaminan juara. Lihat saja Borneo FC. Klub yang nilai skuadnya "hanya" Rp81,43 miliar dan duduk di peringkat ketujuh ini, justru saat ini menjadi kandidat kuat juara, bertengger di posisi dua klasemen sementara. Bukti bahwa taktik dan chemistry tim seringkali lebih penting dari sekadar kumpulan nama mahal.
Memang, jurang antara klub papan atas dan bawah terasa menganga. Sebagai perbandingan, nilai skuad Persib hampir empat kali lipat nilai PSBS Biak yang berada di dasar klasemen (Rp40,41 miliar). Situasi ini memaksa tim-tim dengan anggaran terbatas untuk lebih cerdik dan solid secara kolektif demi mengimbangi kualitas individual lawan.
Secara teknis, Kurzawa membawa segudang pengalaman bertarung di level elite Eropa. Tapi secara bisnis, kedatangannya adalah angin segar. Brand value Persib dan bahkan liga Indonesia secara keseluruhan ikut terdongkrak. Posisi tawar untuk menarik sponsor besar pun jadi semakin kuat.
Dengan total investasi seluruh liga yang mencapai hampir Rp1,5 triliun, tekanan untuk berprestasi jelas makin besar. Terutama bagi Persib. Ekspektasi publik sekarang setinggi nilai pasar skuad mereka. Apakah mahal berarti juara? Jawabannya akan diberikan di lapangan.
Daftar Nilai Pasar Skuad Super League 2025/2026:
- Persib Bandung – Rp136,62 Miliar
- Persija Jakarta – Rp129,06 Miliar
- Bali United – Rp100,73 Miliar
- Dewa United – Rp99,94 Miliar
- PSIM Yogyakarta – Rp85,17 Miliar
- PSM Makassar – Rp85,17 Miliar
- Borneo FC – Rp81,43 Miliar
- Persik Kediri – Rp81,43 Miliar
- Bhayangkara FC – Rp78,39 Miliar
- Persebaya Surabaya – Rp76,48 Miliar
- Malut United – Rp75,61 Miliar
- Persis Solo – Rp73,18 Miliar
- Persita Tangerang – Rp71,70 Miliar
- Semen Padang – Rp67,96 Miliar
- Persijap Jepara – Rp64,31 Miliar
- Madura United – Rp63,79 Miliar
- Arema FC – Rp57,71 Miliar
- PSBS Biak – Rp40,41 Miliar
Total: Rp1.469,10 miliar
Artikel Terkait
Timnas Indonesia Rilis 23 Pemain Piala AFF 2026: Marselino Kembali, Herdman Panggil Wajah Baru Eksel Runtukahu
Veda Ega Pratama Kokoh di Puncak Klasemen Pembalap Asia Usai Finis Keenam di Moto3 Spanyol
PSM Makassar Krisis Cedera Jelang Empat Laga Penentu, Peringkat 14 Belum Aman
Persebaya Incar Perpanjang Rekor 10 Laga Tak Terkalahkan Lawan Arema di Derbi Jawa Timur