Timnas U-19 Gagal ke Final Piala AFF, John Herdman Puji Kematangan dan Taktik Garuda Muda

- Jumat, 12 Juni 2026 | 19:40 WIB
Timnas U-19 Gagal ke Final Piala AFF, John Herdman Puji Kematangan dan Taktik Garuda Muda

Timnas Indonesia U-19 gagal melaju ke partai final Piala AFF U-19 2026 setelah takluk tipis 0-1 dari Australia U-19. Namun di balik kekalahan dramatis itu, pujian justru mengalir dari pelatih tim senior Indonesia, John Herdman, yang menilai penampilan Garuda Muda menunjukkan kematangan dan prospek cerah di masa depan.

Laga semifinal yang berlangsung di Stadion Utama Sumatera Utara, Deli Serdang, Kamis (11/6/2026) malam WIB, berakhir dengan kekecewaan bagi skuad asuhan Nova Arianto. Gol tunggal Australia dicetak oleh Marcus Neil pada menit ke-89, memupus harapan Indonesia untuk tampil di puncak acara hanya beberapa detik menjelang peluit panjang.

Sepanjang pertandingan, Indonesia U-19 tampil berani dengan organisasi permainan yang rapi. Beberapa peluang tercipta, baik dari skema permainan terbuka maupun bola mati, namun penyelesaian akhir belum berpihak kepada tim berjuluk Garuda Muda itu.

John Herdman yang menyaksikan langsung laga dari tribun stadion memberikan apresiasi tinggi terhadap performa anak asuh Nova Arianto. Ia secara khusus memuji kerja keras sang pelatih kepala dalam membangun fondasi tim yang disiplin dan terstruktur.

“Malam ini saya sangat bangga dengan penampilan Timnas U-19 dan pelatih kepala coach Nova, bagus,” ujar Herdman dalam pernyataan yang dikutip dari akun Instagram Menteri BUMN Erick Thohir, Jumat (12/6/2026).

Pelatih berkebangsaan Inggris itu menyoroti kedisiplinan taktik yang ditunjukkan Indonesia sepanjang laga. Menurutnya, struktur permainan Garuda Muda mencerminkan proses pembinaan yang berjalan ke arah yang tepat.

“Secara taktik sangat disiplin. Menurut saya coach Nova menata tim ini dengan baik. Kita punya banyak pemain muda bertalenta, saya antusias ingin melihat kemajuannya,” kata Herdman.

Ia juga menilai duel antara Indonesia dan Australia berlangsung seimbang. Sepanjang 90 menit pertandingan, perbedaan kualitas kedua tim nyaris tidak terlihat.

“Pertandingannya tergolong seimbang, jarak antara Indonesia dan Australia menurut saya sangat tipis. Sepenglihatan saya tim ini sangat disiplin. Jadi apresiasi untuk pelatih, para pemain untuk semangat mereka,” terang mantan pelatih Timnas Kanada tersebut.

Hasil semifinal ini memaksa Timnas Indonesia U-19 melanjutkan perjuangan ke laga perebutan tempat ketiga. Garuda Muda dijadwalkan menghadapi Kamboja U-19 di Stadion Utama Sumatera Utara, Sabtu (13/6/2026) pukul 16.00 WIB.

Sementara itu, Australia U-19 melaju ke final dan akan berhadapan dengan Thailand U-19 pada hari yang sama. Partai puncak mempertemukan dua tim yang mengoleksi total lima gelar juara Piala AFF U-19.

Meski langkah terhenti di semifinal, Herdman menilai perjalanan Timnas Indonesia U-19 menjadi bagian penting dari proses regenerasi sepak bola nasional. Performa konsisten dan kedisiplinan permainan dinilai sebagai modal berharga untuk menghadapi level kompetisi yang lebih tinggi di masa depan.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar