Stadion pun meledak. 1-0 untuk Persib, skor yang bertahan hingga wasit meniup peluit panjang.
“Ini kemenangan penting untuk mental tim,” ujar Bojan Hodak usai laga. “Anak-anak bermain dengan hati, dan pengganti yang masuk memberikan dampak langsung. Itulah yang kita butuhkan.”
Kemenangan ini jelas bukan cuma soal keberuntungan. Ada kedalaman skuad dan kecerdasan taktik di baliknya. Kehadiran Andrew Jung sebagai pemain pengganti menjadi kunci, membuka ruang yang dimanfaatkan sempurna oleh Berguinho.
Borneo FC pun harus turun ke posisi kedua dengan 40 poin. Persib, dengan 41 poin, kembali memegang kendali. Persija Jakarta mengikuti di belakang dengan 38 poin.
Yang menarik, GBLA kembali membuktikan diri sebagai benteng yang angker. Ini sudah kemenangan kandang kesembilan mereka musim ini. Konsistensi di rumah sendiri jelas jadi modal berharga untuk memburu gelar.
Meski begitu, ada catatan kecil. Persib sempat kesulitan membongkar pertahanan rapat PSBS yang bermain sangat defensif. Ketergantungan pada momen individu di menit akhir bisa jadi bahan evaluasi. Tapi untuk sekarang, yang penting tiga poin sudah di kantong dan puncak klasemen kembali direbut.
Dengan tambahan amunisi seperti Dion Markx dan Lyvin Kurzawa, perjalanan Maung Bandung musim ini semakin menarik untuk diikuti.
Artikel Terkait
Sydney Sweeney Pamer Skill Sepak Bola di Stadion Sporting CP Usai Pertandingan
Herdman Panggil Elkan Baggott, Persaingan Bek Tengah Timnas Memanas
Persebaya Tersendat di Ramadan: Finishing Lemah dan Pertahanan Rapuh Jadi Masalah Utama
Mantan Pelatih Kritik PSM: Permainan Datar, Jiwa Siri Mulai Hilang