Rumor kepindahan Federico Barba dari Persib Bandung akhirnya berakhir buntu. Ternyata, penyebabnya bukan cuma soal klub yang ngotot nahan. Ada cerita lain di balik layar, terkait tawaran yang dinilai nggak ada nilainya sama sekali.
Sejak beberapa waktu lalu, nama bek asal Italia itu memang sudah santer dikabarkan bakal angkat kaki. Alasannya manusiawi: dia rindu pulang kampung, ingin lebih dekat dengan keluarga. Peluang untuk main lagi di Italia pun terbuka lebar.
Peminatnya ada. Klub Serie B, Pescara, disebut-sebut paling getol. Pembicaraan sempat berjalan, bikin banyak orang kira Barba tinggal packing koper. Tapi, eh, negosiasinya malah mentok di tengah jalan.
Nah, di sinilah masalahnya. Persib dari awal bilang, mereka nggak bakal melepas pemain asing kuncinya dengan harga murah. Manajemen Maung Bandung bersikukuh, klub mana pun yang mau Barba harus bawa proposal yang jelas dan menghargai sisa kontraknya. Prinsip ini nggak bisa ditawar, apalagi untuk pemain yang masih jadi tulang punggung pertahanan.
Lalu, tawaran Pescara itu seperti apa? Media Italia TuttoMercatoWeb yang ngungkap detailnya. Gila, alih-alih nawarin transfer permanen, mereka cuma ngajuin skema pinjaman enam bulan. Biayanya? Sangat rendah, nyaris gratis kalau boleh dibilang.
Ya ampun, tawaran kayak gitu jelas nggak sepadan dengan kualitas dan kontribusi Barba buat Persib. Rasanya berat sebelah banget, cuma menguntungkan satu pihak. Menurut laporan yang sama, Pescara bahkan disebut memainkan kartu psikologis. Mereka memanfaatkan keinginan pribadi Barba pulang ke Italia sebagai alat tekanan biar Persib lepas dengan harga miring.
Artikel Terkait
Barcelona Hancurkan Real Oviedo, Yamal Sempurnakan Malam dengan Gol Salto
Kurzawa Sambut Sorakan Bobotoh, Persib Kokoh di Puncak Usai Tekuk PSBS Biak
38 Emas di ASEAN Para Games, Kontingen Atletik Indonesia Lampaui Target
Kapten PSM di Ujung Tanduk, Performa Turun dan Rumor Hijrah ke Persebaya