Gara-gara skema itulah, manajemen Persib memutuskan untuk stop negosiasi. Buat mereka, melepas pemain penting tanpa kompensasi yang pantas itu bukan pilihan. Apalagi di tengah musim yang masih panjang, stabilitas skuad harus dijaga.
Kepastiannya akhirnya datang dari Umuh Muchtar. Manajer Persib itu menegaskan, bek berusia 31 tahun itu tetap bakal berseragam biru-merah dan nggak akan pergi di paruh musim ini. Kabar baik buat Bobotoh yang dari kemarin berharap Barba bertahan.
Umuh juga ngakuin kalau Barba sempat ngomong soal keinginan pindah. Bahkan, isyaratnya sempat tersebar di media sosial pemain. Tapi, manajemen nggak tinggal diam. Mereka lakukan pendekatan intensif, ngobrol baik-baik, bujuk si bek untuk tetap stay.
Usaha itu berhasil. Mantan pemain Como 1907 itu akhirnya sepakat untuk bertahan dan fokus bantu tim. Keputusannya ini sekaligus jadi bukti kalau manajemen serius menjaga kekuatan skuad.
“Ya, Barba Alhamdulillah tetap bersama, ada di kita (Persib). Barba bertahan, bisa ditahan dan tetap ada di Persib,” kata Umuh Muchtar.
Dengan kepastian ini, Barba tetap akan jadi andalan di lini belakang Persib. Gagalnya pindah ke Pescara juga nunjukin satu hal: yang bikin transfer batal adalah tawaran yang nggak masuk akal, bukan sekadar Persib yang pelit atau nggak mau melepas.
Artikel Terkait
Barcelona Hancurkan Real Oviedo, Yamal Sempurnakan Malam dengan Gol Salto
Kurzawa Sambut Sorakan Bobotoh, Persib Kokoh di Puncak Usai Tekuk PSBS Biak
38 Emas di ASEAN Para Games, Kontingen Atletik Indonesia Lampaui Target
Kapten PSM di Ujung Tanduk, Performa Turun dan Rumor Hijrah ke Persebaya