MAKASSAR Suasana buat Yuran Fernandes di PSM Makassar sedang tidak enak. Bahkan, bisa dibilang ini titik terberat selama dia membela Pasukan Ramang. Desakan untuk pergi dari suporter Juku Eja kian keras, dan itu semua berawal dari performanya yang dianggap jauh dari kata memuaskan.
Kekalahan dari Persijap Jepara di Super League 2025/2026, Sabtu lalu, seperti jadi pemicu utama. Yuran, yang biasanya garang di lini belakang, tampak kehilangan greget. Dia terlihat ragu, kurang tegas. Dua gol lawan disebut-sebut berawal dari kesalahan sederhana di pertahanan, dan nama Fernandes selalu disebut dalam setiap analisisnya.
Media sosial klub pun langsung banjir kritik. Kekecewaan suporter tak terbendung.
“Dengan berat hati, maaf sepertinya sudah saatnya, Yuran Out,” tulis satu akun.
Yang lain lebih keras, menuding bek asal Tanjung Verde itu sudah melakukan blunder beruntun dalam tujuh laga terakhir. Tagar YURANOUT pun ramai, terutama setelah gol pertama dan kedua Persijap. Banyak yang menyoroti sikapnya yang dianggap terlalu pasif, cuma jadi penonton saat bola masuk ke area berbahaya.
Tekanan dari tribun ini jelas bikin masa depannya diragukan. Padahal, kalau kita lihat ke belakang, Yuran bukan pemain sembarangan. Di era pelatih Bernardo Tavares dulu, dia adalah tumpuan utama pertahanan. Bahkan, dia sempat jadi salah satu bek paling disegani di liga.
Waktu itu, di bawah arahan Tavares, Yuran tampil lugas dan dominan. Keberadaannya jadi simbol kekuatan belakang PSM yang akhirnya membawa mereka juara Super League 2022/2023.
Tapi ya, sepak bola itu kejam. Nostalgia tak ada artinya jika performa sekarang jeblok. Dan itulah yang sedang terjadi.
Di tengah situasi panas ini, ada pihak yang diam-diam mengintai. Persebaya Surabaya disebut sedang memantau dengan serius. Mereka butuh sosok bek tengah yang kuat secara fisik, terutama di duel udara. Postur Yuran yang menjulang 1,98 meter tentu sangat menarik bagi mereka.
Bursa transfer putaran kedua masih terbuka, jadi peluang itu tetap hidup. Secara regulasi, masih mungkin bagi Persebaya untuk merekrutnya. Adaptasi? Sepertinya bukan masalah besar. Yuran sudah bertahun-tahun di Indonesia, jadi dia paham betul karakter kompetisi di sini.
Artikel Terkait
Berguinho Pecah Kebuntuan, Persib Rebut Puncak Klasemen Usai Atasi PSBS
Tawaran Nyaris Gratis Pescara yang Gagalkan Kepulangan Barba ke Italia
Persebaya Hancurkan PSIM 3-0 di Kandang Sultan Agung
Todoroski Diincar, Bek Kanan PSM Segera Terisi?