Sebelumnya, gelar juara sudah diraih oleh ganda putri mereka, Pearly Tan dan Thinaah Muralitharan. Tapi, jalan mereka ke podium terasa tak biasa.
Tan/Thinaah seharusnya berjumpa Arisa Igarashi/Miyu Takahashi dari Jepang di final. Jadwalnya ya hari Minggu itu juga, di Istora. Sayangnya, pertandingan itu batal.
Menurut sejumlah saksi, Takahashi dilaporkan mengalami demam. Alhasil, ganda Jepang itu memutuskan untuk mundur. Tan dan Thinaah pun dinobatkan sebagai juara tanpa perlu mengayunkan raket sekali pun.
Jadi, bagi Malaysia, Indonesia Masters 2026 benar-benar jadi turnamen yang berkesan. Dua gelar, dengan dua cerana kemenangan yang sangat berbeda rasanya.
Artikel Terkait
Alwi Farhan Hancurkan Lawan, Ukir Sejarah di Istora Senayan
Peluang Eropa Joey Pelupessy Makin Cerah, Klub Indonesia Harus Gigit Jari
Masa Depan Yuran di PSM Makassar Terancam Usai Banjir Kritik
Trucha di Ujung Tanduk, Rekor Buruk PSM Makassar Kian Miris