Jakarta lagi-lagi ramai dengan kabar pemain Timnas. Kali ini, bukan soal hasil pertandingan, tapi tentang tren yang sulit diabaikan: semakin banyak pemain keturunan yang memilih pulang dan berlaga di Super League. Dulu, liga kita mungkin cuma jadi tempat pensiun atau pelarian. Sekarang? Tampaknya sudah berubah jadi destinasi yang serius.
Shayne Pattynama baru saja resmi berseragam Persija. Itu cuma yang terbaru. Sebelumnya, sudah ada sederet nama: Rafael Struick, Jordi Amat, Thom Haye, dan Eliano Reijnders. Mereka bukan cuma numpang lewat. Mereka jadi andalan.
Dan rupanya, daftarnya masih akan bertambah. Dua gelandang timnas, Ivar Jenner dan Joey Pelupessy, juga dikabarkan masuk radar klub-klub besar. Jenner dikaitkan dengan Persija dan Dewa United. Sementara Pelupessy disebut-sebut sebagai target utama Persib untuk mengisi lini tengah musim depan.
Namun begitu, sorotan media justru sedang mengerucut pada dua nama lain yang lebih mapan: Ragnar Oratmangoen dan Sandy Walsh.
Mari kita lihat Ragnar dulu. Pemain berusia 28 tahun ini masih terikat kontrak dengan FCV Dender EH di Belgia hingga Juni 2026. Tapi situasinya di klub itu agak mengkhawatirkan. Musim ini, dia hanya tampil dalam 10 pertandingan dengan total 220 menit bermain. Satu gol berhasil dicetak, tapi jelas menit bermain yang terbatas itu bisa bikin pemain berpikir ulang.
Apalagi, menurut data Transfermarkt, Ragnar sedang mengalami cedera lutut. Kabar buruk? Bisa jadi. Tapi bagi manajer klub Indonesia yang jeli, ini justru bisa jadi peluang untuk melakukan pendekatan lebih awal, sambil memantau proses pemulihannya.
Artikel Terkait
Herdman Soroti Keuntungan Strategis Pemain Diaspora di Super League
Como Hajar Torino 6-0 dan Geser Juventus dari Posisi Kelasemen
Bernardo Tavares: Dari Bayangan Mourinho ke Mimpi Guardiola di Persebaya
Persebaya Pilih Efisiensi, Hanya Datangkan Pedro Matos Jelang Putaran Kedua