Poin demi poin menumpuk untuk Malaysia. Di sisi lain, upaya ganda putri Indonesia seakan mentok, banyak bola yang justru melayang keluar atau terjebak di net. Suasana Istora yang semula riuh pun perlahan mereda.
Pertandingan berakhir dengan skor 9-21 di gim kedua. Sebuah akhir yang pahit untuk perjuangan Apriyani dan Lanny di turnamen kandang sendiri.
Kekalahan ini menandai berakhirnya perjalanan mereka di Indonesia Masters 2026. Sementara, Pearly Tan/Thinaah Muralitharan berhak melangkah ke partai puncak, membawa pulang kemenangan yang cukup meyakinkan dari Jakarta.
Artikel Terkait
Bernardo Tavares: Dari Bayangan Mourinho ke Mimpi Guardiola di Persebaya
Gelombang Pemain Diaspora Serbu Super League, Siapa Lagi yang Ikut Pulang?
Persebaya Pilih Efisiensi, Hanya Datangkan Pedro Matos Jelang Putaran Kedua
Yuran Fernandes, Kapten yang Berubah Jadi Beban PSM