Memasuki gim kedua, masalah belum teratasi. Serangan Lanny/Apriyani kerap terbaca, sementara lawan tampil sangat percaya diri. Dominasi Malaysia kian terasa, dan interval kedua dicapai dengan skor telak 4-11 untuk mereka.
Usai jeda, pasangan Indonesia mencoba mengubah taktik. Mereka menambah variasi serangan, berharap bisa memecah konsentrasi lawan. Tapi upaya itu justru berbuah kesalahan. Beberapa pukulan melenceng keluar lapangan, malah menambah poin untuk Malaysia. Skor semakin menjauh, 4-17, sebelum akhirnya pertandingan berakhir 9-21.
Kekalahan ini menutup perjalanan mereka di Indonesia Masters. Meski hasilnya tak sesuai harapan, pasangan ini masih punya banyak waktu untuk berbenah. Chemistry di lapangan jelas butuh diasah lebih lama lagi.
Artikel Terkait
PSM Makassar Tersungkur Lagi, Tren Kelam Berlanjut di Jepara
Istora Kembali Bergemur, Generasi Muda Indonesia Berebut Gelar Juara
Persijap Jepara Hancurkan Kutukan 12 Laga Tanpa Kemenangan, Gasak PSM 2-0
Raymond/Nikolaus Siap Hadang Malaysia di Final Indonesia Masters