Di sisi lain, Tottenham Hotspur tampak siap memanfaatkan momentum ini. Klub dari London Utara itu memang sedang butuh pemain berpengalaman di lini belakang. Robertson, dengan segudang pengalaman di laga besar dan mental juara yang tak diragukan lagi, dinilai bisa memberi dampak instan. Dia bukan cuma jago bertahan, tapi juga pemimpin.
Lalu, bagaimana dengan Liverpool? Melepas Robertson jelas bukan perkara gampang. Dia masih figur senior yang dihormati di ruang ganti. Namun, klub juga sedang dalam proses regenerasi skuad. Kontraknya yang tinggal sebentar, ditambah statusnya yang bukan starter utama, membuat opsi transfer terdengar masuk akal. Bisa jadi, ini langkah terbaik untuk semua pihak.
Bagi Robertson sendiri, pindah klub mungkin membuka pintu untuk bermain lebih rutin. Ia masih punya banyak tenaga dan ambisi. Apapun yang nanti terjadi, satu hal yang pasti: Andy Robertson akan selalu dikenang sebagai simbol era gemilang Liverpool. Sebuah era penuh energi dan trofi di Anfield. Keputusannya nanti, akan ditunggu.
Artikel Terkait
PSM Makassar Bertekad Hentikan Tren Negatif di Kandang Persijap
PSM Makassar Bertekad Curi Poin di Kandang Persijap Meski Ditinggal Dua Pilar
PSM Makassar Bertekad Hancurkan Pesta Persijap Meski Ditinggal Dua Pilar
Diam di Tengah Hiruk-Pikuk Bursa, Strategi PSM Bakal Jadi Senjata atau Bumerang?