Chelsea Siap Berebut Julian Alvarez, Striker yang Ingin Balas Dendam di Liga Inggris

- Jumat, 23 Januari 2026 | 15:30 WIB
Chelsea Siap Berebut Julian Alvarez, Striker yang Ingin Balas Dendam di Liga Inggris
Julian Alvarez dan Minat Chelsea

London Kabar dari Spanyol menyebutkan, Julian Alvarez membuka pintu untuk kembali ke Liga Inggris. Chelsea, yang sedang mencari solusi untuk lini serangnya, dikabarkan sangat serius mengincar striker Atletico Madrid itu.

Sejak hengkang dari Manchester City, karier Alvarez di Madrid benar-benar melejit. Musim pertamanya saja, ia sudah menceploskan 29 gol. Angka yang fantastis dan membuktikan langkahnya meninggalkan Inggris bukanlah kesalahan.

Di musim ini, konsistensinya tetap terjaga. Sudah 11 gol ia sumbangkan untuk Atletico di berbagai ajang. Performa seperti inilah yang kemudian memantik minat raksasa-raksasa Eropa lain, seperti Barcelona dan Paris Saint-Germain.

Tapi, Chelsea punya alasan kuat untuk ikut berebut. Dua rekrutan anyar mereka di posisi depan, Joao Pedro dan Liam Delap, dinilai belum memenuhi harapan. Hasil mereka di lapangan masih jauh dari kata meyakinkan.

Memang, Joao Pedro terlihat lebih baik. Striker asal Brasil itu sudah mengemas delapan gol. Sedangkan Delap? Hanya satu gol sejauh ini, dan itu diperparah dengan rentetan cedera yang terus menghantuinya.

Nah, di sinilah peluang Chelsea terbuka. Alvarez disebut-sebut tidak menutup kemungkinan untuk kembali merasakan atmosfer Premier League. Meski sukses besar di Spanyol, rasanya ada urusan yang belum tuntas baginya di Inggris.

Dulu di City, ia selalu hidup dalam bayang-bayang Erling Haaland. Starter? Jarang. Tapi yang mengejutkan, dalam dua musim ia tetap bisa mencetak 36 gol. Statistik yang luar biasa untuk seorang pemain pengganti.

Pengalamannya itu justru jadi nilai plus buat Chelsea. Alvarez sudah paham betul seluk-beluk dan kerasnya Premier League. Adaptasi? Bukan masalah besar. Ditambah lagi, fleksibilitasnya bermain di berbagai posisi depan akan sangat membantu skema pelatih.

Tapi tentu, segalanya tidak mudah. Atletico Madrid pasti akan memasang harga selangit untuk melepas aset berharganya ini. Kontraknya masih panjang. Belum lagi persaingan dengan Barca dan PSG yang bakal membuat negosiasi jadi alot.

Minat Chelsea terhadap Alvarez jelas menunjukkan ambisi. The Blues ingin kembali jadi kekuatan yang diperhitungkan. Dengan mendatangkan striker sekaliber dan sudah terbukti seperti Alvarez, mereka berharap bisa mengembalikan hari-hari penuh trofi.

Profil Julian Alvarez

Semuanya berawal dari River Plate. Klub raksasa Argentina itulah yang membesarkannya. Sejak muda, bakat Alvarez sudah bersinar. Ia mencetak lebih dari 50 gol untuk River Plate dan membantu mereka meraih Copa Libertadores 2018. Kesuksesan di tanah kelahiran itu yang akhirnya membawanya ke Manchester City.

Di City, meski sering duduk di bangku cadangan, koleksi gelarnya luar biasa. Ia adalah bagian dari tim yang meraih treble pada 2022/2023. Premier League, FA Cup, dan Liga Champions ia raih. Di bawah asuhan Pep Guardiola, permainannya matang secara taktis.

Bersama timnas Argentina, prestasinya juga gemilang. Alvarez adalah pahlawan Piala Dunia 2022 di Qatar, mencetak empat gol sepanjang turnamen. Ia juga membantu Argentina menjuarai Copa America 2024. Bermain berdampingan dengan Lionel Messi, ia menunjukkan kecerdasan dan kematangan yang langka.

Kepindahannya ke Atletico Madrid seperti membuka babak baru. 29 gol di musim perdananya langsung membuat semua orang terpana. Musim ini, 11 gol lagi sudah ia tambahkan. Konsistensi inilah yang membuat namanya terus dikaitkan dengan klub-klub top.

Secara gaya bermain, Alvarez itu striker serba bisa. Bisa jadi false nine, second striker, atau bahkan sayap. Kecepatan dan pergerakan tanpa bolanya cerdas. Finishing-nya tajam. Dan yang penting, ia juga pekerja keras, rela menekan dari depan untuk membantu pertahanan. Profil yang hampir sempurna untuk sepakbola modern.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar