Sebelum hijrah ke Indonesia, Cardoso membela Dobrudzha Dobrich di Bulgaria. Dia meninggalkan klub itu dengan catatan yang cukup mentereng.
Selama 55 penampilan sejak 2024, dia berhasil mencatatkan 13 gol dan 6 assist. Angka yang cukup bagus untuk seorang gelandang, bukan? Ini membuktikan dia bukan cuma pengatur serangan, tapi juga punya naluri mencetak gol dan membuka peluang bagi kawan-kawannya.
Di musim pertamanya bersama Dobrich, Cardoso langsung menunjukkan kualitasnya dengan 8 gol dan 5 assist dari 36 laga. Kontribusi itu membantu timnya promosi ke Liga Bulgaria. Di level yang lebih tinggi musim lalu, dia tetap produktif dengan 5 gol dan 1 assist.
Kini, semua mata tertuju padanya. Bagaimana proses adaptasinya di liga Indonesia? Apakah Hendri Susilo akan langsung menempatkannya sebagai starter? Pertanyaan itu hanya waktu yang bisa menjawab. Tapi satu hal pasti, kedatangannya telah menambah warna dan tensi persaingan di Super League.
Artikel Terkait
Klopp Tegaskan Posisi: Tak Buru-buru Kembi ke Dunia Pelatih
Persija Jakarta Rekrut Bek Brasil Berpengalaman Eropa
Indonesia Masters 2026 Bergulir, Istora GBK Kembali Dihangatkan Duel Sengit
Iran Diambang Mundur, Piala Dunia 2026 Berpotensi Kehilangan Satu Peserta