Jendela transfer paruh musim sudah dibuka sejak 10 Januari lalu. Tapi, di Makassar, suasana terasa hening. PSM, salah satu klub besar di Liga 1, belum mengaitkan namanya dengan satu pun pemain baru. Hampir tak ada desas-desus, apalagi pengumuman resmi. Padahal, bursa akan tutup pada 6 Februari mendatang.
Keheningan ini jadi kontras banget. Lihat saja klub-klub sekaliber Persebaya, Persib, atau Persija. Mereka sudah lebih dulu ramai mengumumkan rekrutan, baik pemain lokal maupun wajah asing. Pergerakan mereka agresif, jelas-jelas mempersiapkan amunisi untuk putaran kedua kompetisi.
Di sisi lain, PSM justru memilih diam. Mereka tampak tak terburu-buru. Rupanya, skuad asuhan Tomas Trucha lebih fokus menjalani agenda latihan tim. Dinamika bursa transfer seolah tak mengganggu konsentrasi mereka di lapangan.
Lantas, apakah ini berarti manajemen pasif? Tidak juga. Ternyata, diam-diam mereka justru sibuk. Hanya saja, pendekatannya berbeda: bergerak senyap. Strategi ini sengaja dipilih untuk menghindari spekulasi yang berlebihan. Setiap langkah ingin dipastikan matang dan benar-benar menjawab kebutuhan tim, baru kemudian diumumkan.
Konfirmasi soal aktivitas diam-diam ini datang langsung dari Media Officer PSM, Sulaiman Abdul Karim.
katanya, Minggu (18/1/2026). Pernyataannya itu sekaligus menegaskan bahwa klub sama sekali tidak pasif. Mereka hanya tak mau membuka proses negosiasi atau memicu rumor sebelum semuanya benar-benar final. Prinsipnya, pengumuman akan langsung disampaikan ketika semua sudah fix.
Artikel Terkait
Roy Keane Tunduk: Carrick Jawab Keraguan dengan Kemenangan Derbi Manchester
Panenka yang Gagal dan Tangis Diaz: Kisah Pahit di Final Piala Afrika
Persija vs Persebaya Berebut Milos Pantovic di Bursa Panas Super League
Persib Siap Guncang Liga 1 dengan Rekrutan Eks PSG Kurzawa