Klub juga menyampaikan doa yang tulus untuk almarhum.
“Semoga Allah SWT mengampuni segala dosa beliau, menerima seluruh amal ibadahnya, melapangkan kuburnya, serta menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran, keikhlasan, dan kekuatan.”
Dalam pernyataannya, Arema FC juga mengenang Kuncoro sebagai sosok yang penuh dedikasi. Seorang yang telah memberikan begitu banyak ilmu dan pengabdiannya, bukan cuma untuk Arema, tapi juga untuk sepak bola tanah air.
“Terima kasih atas dedikasi, ilmu, dan pengabdian yang telah Abah berikan untuk Arema dan sepak bola Indonesia. Doa kami selalu menyertai. Al-Fatihah.”
Kepergiannya jelas sebuah pukulan berat. Bukan cuma untuk skuat Singo Edan, tapi untuk seluruh jagat sepak bola nasional yang kehilangan salah satu anak terbaiknya. Sebuah akhir yang menyedihkan di tengah lapangan hijau yang ia cintai.
Artikel Terkait
Iran Mundur dari Piala Dunia 2026, Buka Peluang bagi Indonesia
Sydney Sweeney Pamer Skill Sepak Bola di Stadion Sporting CP Usai Pertandingan
Herdman Panggil Elkan Baggott, Persaingan Bek Tengah Timnas Memanas
Persebaya Tersendat di Ramadan: Finishing Lemah dan Pertahanan Rapuh Jadi Masalah Utama