Penjualan Motor Anjlok 11% di November, Ekspor Juga Merosot

- Kamis, 11 Desember 2025 | 06:36 WIB
Penjualan Motor Anjlok 11% di November, Ekspor Juga Merosot

Gairah penjualan sepeda motor di Indonesia tampaknya sedikit meredup saat memasuki penghujung tahun. Data terbaru dari Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) mengungkapkan, distribusi atau penjualan wholesales ke jaringan diler pada November 2025 mengalami kontraksi. Angkanya turun 11,3 persen dibanding bulan sebelumnya.

Bulan lalu, para pabrikan anggota AISI seperti Honda, Yamaha, dan lainnya hanya berhasil menyalurkan 523.591 unit. Padahal, di bulan Oktober, mereka masih bisa mendistribusikan 590.362 unit. Penurunan ini cukup mencolok, terutama karena Oktober justru menjadi bulan dengan kinerja terbaik sepanjang 2025.

Namun begitu, kalau dibandingkan dengan masa yang sama tahun lalu, situasinya tidak terlalu suram. Penjualan November 2025 masih lebih tinggi 2,08 persen ketimbang November 2024 yang hanya 512.942 unit. Jadi, meski turun bulan ke bulan, secara tahunan justru ada peningkatan.

Secara akumulatif, dari Januari hingga November tahun ini, penjualan wholesales sudah mencapai 5.950.844 unit. Angka ini sedikit mengungguli periode yang sama tahun lalu yang sebesar 5.929.830 unit naik tipis 0,35 persen. Dengan sisa satu bulan lagi, target AISI sebesar 6,4 juta unit untuk 2025 sepertinya masih dalam jangkauan. Di atas kertas, sih, tidak terlalu sulit untuk dicapai.

Di sisi lain, bukan hanya pasar domestik yang lesu. Ekspor sepeda motor juga menunjukkan tren pelemahan. Untuk unit CBU (Completely Built Up), pengiriman ke luar negeri pada November tercatat 43.426 unit, sedikit menurun dari Oktober yang 49.009 unit.

Penurunan lebih signifikan justru terjadi pada ekspor CKD (Completely Knocked Down). Angkanya anjlok 14,8 persen, dari 715.873 unit di Oktober menjadi hanya 609.521 unit di November. Ekspor komponen pun ikut merosot, dari 14,3 juta potong menjadi 12 juta potong.

Catatan Bulanan Penjualan Wholesales 2025 (Total: 5.950.844 unit)

  • Januari: 560.301 unit
  • Februari: 581.277 unit
  • Maret: 541.684 unit
  • April: 406.691 unit
  • Mei: 505.350 unit
  • Juni: 509.326 unit
  • Juli: 587.048 unit
  • Agustus: 578.041 unit
  • September: 567.173 unit
  • Oktober: 590.362 unit
  • November: 523.591 unit

Bagaimana dengan Tahun Lalu? Ini Data 2024 (Total: 5.929.830 unit)

  • Januari: 592.658 unit
  • Februari: 558.685 unit
  • Maret: 583.747 unit
  • April: 419.136 unit
  • Mei: 505.670 unit
  • Juni: 511.098 unit
  • Juli: 598.901 unit
  • Agustus: 573.886 unit
  • September: 528.715 unit
  • Oktober: 544.392 unit
  • November: 512.942 unit

Jadi, meski ada guncangan di bulan-bulan tertentu, industri sepeda motor kita masih bertahan. Tinggal nunggu, apakah Desember bisa jadi penyelamat untuk mengejar target akhir tahun.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Terpopuler