Menjelang Idul Fitri, kabar baik datang dari Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan. Ia menyatakan stok pangan nasional dalam kondisi aman. Tak hanya itu, harganya pun diklaim tetap terkendali.
Yang menarik, Zulhas justru melihat tren penurunan untuk sejumlah komoditas. "Pangan kita stok cukup, harga terjangkau," ujarnya.
"Bahkan menjelang seminggu, 10 hari menjelang Lebaran ini justru cenderung turun, seperti cabai ya," tambahnya saat berbincang dengan wartawan di Kantor DPP PAN, Jakarta, Kamis lalu.
Ia pun merinci soal harga cabai yang sempat bikin masyarakat mengeluh. Lonjakan harga yang terjadi sebelumnya kini mulai mereda. Menurut Zulhas, saat ini harganya sudah di bawah Rp 100 ribu per kilogram.
"Memang yang mahal sekali cabai, tapi sekarang dari (sebelumnya) Rp 150 ribu, Rp 120 ribu, sekarang mungkin sudah Rp 90 ribuan," jelasnya.
Lalu bagaimana dengan komoditas lain? Zulhas juga menyoroti harga telur ayam. Memang ada kenaikan, tapi menurutnya hal itu masih dalam koridor yang wajar.
"Memang telur agak naik, tapi masih dalam batas harga acuan. Jadi masih stabil, walaupun naik tapi masih dalam acuan," paparnya.
Di sisi lain, ada kekhawatiran tersendiri dari publik. Situasi geopolitik di Timur Tengah yang memanas dikhawatirkan berdampak pada harga pangan domestik. Namun begitu, Zulhas dengan tegas menyatakan hal itu tidak akan mempengaruhi situasi di dalam negeri. Ia memastikan pemerintah telah mengantisipasi berbagai skenario sehingga stok dan harga tetap aman menjelang hari raya.
Artikel Terkait
Tiga Tewas dalam Kecelakaan Maut Dua Motor di Wonogiri, Diduga Pengendara Ambil Jalur Lawan
Presiden Prabowo Instruksikan Percepatan Transisi dari LPG ke CNG Demi Ketahanan Energi Nasional
Tiga Pelaut India Tewas dalam Serangan AS di Dekat Selat Hormuz, Pemerintah India Protes Keras
DPR Tolak Tambahan Anggaran Rp5 Triliun untuk Kemenimipas 2027, Sebut Tak Sejalan dengan Efisiensi Prabowo