Persib Puncaki Klasemen, Hodak Malah Soroti Lubang di Sektor Kiri

- Sabtu, 17 Januari 2026 | 16:30 WIB
Persib Puncaki Klasemen, Hodak Malah Soroti Lubang di Sektor Kiri

BANDUNG Puncak klasemen. Itulah capaian Persib Bandung usai menutup putaran pertama BRI Super League 2025/2026. Dengan 38 poin dari 12 kemenangan, Maung Bandung sah dinobatkan sebagai juara paruh musim. Posisi ini jelas menjadikan mereka kandidat kuat juara. Tapi, jangan tanya soal kepuasan diri pada Bojan Hodak. Pelatih kepala asal Kroasia itu justru terlihat paling waspada.

Baginya, performa timnya belum sepenuhnya stabil. Di balik tumpukan poin dan konsistensi hasil, masih ada celah-celah kecil yang mengganggu. Detail-detail itulah yang harus segera dibenahi jika Persib ingin mempertahankan momentum hingga akhir musim. Apalagi, beban kompetisi akan bertambah dengan keikutsertaan di AFC Champions League 2.

“Kami berada di posisi nomor satu dan itu bagus. Tapi kami masih bisa tampil lebih baik. Ada detail-detail kecil yang harus diperbaiki,” ujar Bojan Hodak.

Ia menyoroti beberapa momen krusial yang terbuang percuma. Kegagalan mengeksekusi penalti, misalnya, sudah beberapa kali berujung pada hilangnya poin. Belum lagi konsentrasi yang kerap buyar di menit-menit akhir. Kebobolan jelang laga usai menjadi pekerjaan rumah yang tak kalah penting.

Namun begitu, ada satu isu taktis yang mulai mencuat dan menarik perhatian: sektor kiri pertahanan. Sepanjang putaran pertama, sisi itu kerap terlihat rawan, terutama saat tim dalam transisi bertahan. Minimnya pelapis sepadan membuat beban bertumpu pada satu pemain sebuah situasi berisiko di tengah jadwal yang makin padat.

Bek Kiri Jadi Isu Taktis

Dalam beberapa laga penting, area kiri pertahanan Persib seperti magnet bagi serangan lawan. Saat fullback terlalu ngotot membantu serangan dan terlambat balik, ruang di half-space kiri pun terbuka lebar. Akibatnya, lini belakang harus kerja ekstra menutupi lubang itu.

Padahal, skema Hodak menuntut bek sayap yang disiplin posisi, tangguh dalam duel satu lawan satu, dan punya naluri cepat membaca transisi. Kebutuhan spesifik inilah yang kemudian menghubungkan nama Persib dengan sejumlah bek kiri berpengalaman. Salah satu yang paling santer disebut adalah Victor Luiz, andalan PSM Makassar.

Mengintip Profil Victor Luiz

Victor Luiz bukan nama baru. Dalam dua musim terakhir, bek asal Brasil ini dikenal sebagai salah satu yang paling konsisten di Super League. Bersama PSM, ia tampil agresif menyokong serangan, punya kualitas umpan silang yang tajam, dan tetap menjaga disiplin saat bertahan.

Karakter permainannya dinilai cocok dengan kebutuhan Persib. Di Makassar, Victor kerap menjadi titik awal serangan dari sisi kiri. Kemampuannya itu bisa menambah variasi serangan Maung Bandung sekaligus menjaga keseimbangan formasi. Pengalamannya menghadapi laga-laga bertekanan tinggi juga jadi nilai tambah, mengingat Persib tak hanya berburu gelar domestik tapi juga siap bertarung di ACL 2.


Halaman:

Komentar